Proses Evakuasi Belum Selesai, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Beberkan Kondisi di Lokasi Kecelakaan

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 27 April 2026 | 23:34 WIB
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad saat meninjau langsung lokasi kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. (BeritaNasional TV/Alco)
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad saat meninjau langsung lokasi kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. (BeritaNasional TV/Alco)

BeritaNasional.com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebutkan bahwa proses evakuasi korban dalam insiden kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) dan kereta jarak jauh di kawasan Stasiun Bekasi Timur yang hingga kini masih berlangsung.

Dasco mengatakan, kemungkinan jumlah korban masih dapat bertambah seiring proses evakuasi yang terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

“Kalau melihat proses evakuasi sedang berlangsung, ada kemungkinan korban dapat bertambah. Tapi kita doakan proses evakuasi bisa selesai dengan cepat, karena saya lihat petugas dari kepolisian, SAR, dan TNI-Polri bekerja dengan kompak di lokasi,” ujar Dasco saat meninjau langsung ke lokasi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Ia juga mengungkapkan bahwa proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala teknis, meski pihaknya belum mendapatkan informasi detail secara menyeluruh.

“Saya tidak tahu persis karena masih pendalaman, tapi hambatan proses evakuasi karena penumpang dalam keadaan terjepit dan celah ruang evakuasi sempit,” kata Dasco.

Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian.

Sebelumnya diwartakan, kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Bagian paling belakang KRL yakni gerbong wanita dalam keadaan ringsek.

Gerbong wanita yang terletak di bagian paling belakang rangkaian gerbong diduga ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek. 

Dikutip dari Instagram infobekasi, hingga kini belum diketahui kronologi detailnya. Pihak berwenang masih melakukan penanganan. Tampak sebuah mobil juga ikut terseret oleh KRL.

Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas insiden operasional yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api.

"Kami memahami situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan dan keluarga yang menunggu kabar. Saat ini, seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan," ujarr Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia, Anne Purba dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: