Liverpool Gigit Jari, RB Leipzig Ogah Lepas Yan Diomande
BeritaNasional.com - Liverpool tampaknya harus mengubur harapan untuk merekrut Yan Diomande dalam waktu dekat.
Meski sempat masuk radar, winger muda milik RB Leipzig itu berpeluang besar bertahan di Jerman setidaknya satu musim lagi.
Klub asal Merseyside tersebut memang tengah berburu kandidat jangka panjang untuk menggantikan Mohamed Salah yang diperkirakan hengkang pada bursa transfer musim panas. Manajemen The Reds disebut mengincar pemain dengan kombinasi kecepatan tinggi dan kontribusi nyata di sepertiga akhir lapangan.
Sebelumnya, nama Diomande muncul sebagai target utama dalam proyek Arne Slot di Anfield. Pelatih asal Belanda itu diyakini ingin membangun ulang lini serang setelah menjalani musim kedua yang tidak mudah.
Namun, laporan terbaru menyebutkan peluang transfer tersebut semakin menipis. Pihak RB Leipzig dikabarkan telah mengambil keputusan internal untuk tidak melepas sang pemain pada musim panas ini.
Diomande sendiri tampil impresif sejak bergabung dari Leganes. Di musim debutnya di Bundesliga, pemain berusia 19 tahun itu mencatatkan 12 gol dan 17 assist dari 30 penampilan liga sebuah pencapaian yang langsung mengangkat namanya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa.
Ketertarikan Bayern Munich pun mereda setelah munculnya banderol tinggi yang menyentuh sekitar £86 juta. Kini, Leipzig dikabarkan justru menyiapkan kontrak baru dengan klausul pelepasan yang lebih besar untuk mengamankan masa depan sang pemain.
Keputusan mempertahankan Diomande memberi Leipzig keuntungan untuk terus membangun kekuatan serangan di sekelilingnya. Kemampuannya dalam membawa bola dan menciptakan peluang dinilai sudah melampaui banyak winger berpengalaman.
Di sisi lain, situasi ini memaksa Liverpool mempertimbangkan opsi lain. Mereka harus memilih antara menunggu peluang di masa depan atau segera mengalihkan target demi menjaga daya saing tim musim depan.
BUDAYA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 23 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu




