AS Makin Terisolasi, Eropa Kehabisan Kesabaran atas Konflik Iran-AS
BeritaNasional.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memicu sorotan internasional, terutama setelah sejumlah negara Eropa mulai menunjukkan tanda-tanda frustrasi terhadap arah penanganan konflik yang dinilai tak kunjung jelas.
Analis dari Doha Institute for Graduate Studies, Mohamed Elmasry, menilai situasi saat ini justru memperlihatkan posisi AS yang semakin terjepit secara diplomatik.
Ia mengatakan, baik Washington maupun Teheran sama-sama merasa memiliki waktu di pihak mereka, namun kondisi tersebut justru membuat situasi makin sulit dikendalikan.
“Semakin lama ini berlangsung, semakin rumit situasinya. Saya tidak melihat waktu berpihak pada siapa pun,” ujar Elmasry, dikutip dari aljazeera, Selasa (28/4/2026).
Ia juga menyoroti pernyataan terbaru Kanselir Jerman yang menyebut Iran “bernegosiasi dengan sangat cermat”. Menurut Elmasry, komentar tersebut mencerminkan meningkatnya ketidakpuasan sekutu Barat terhadap pendekatan Presiden Donald Trump dalam menangani konflik.
Pernyataan itu, kata dia, menjadi sinyal bahwa tekanan terhadap Trump semakin besar, terutama dari negara-negara sekutu yang menilai Amerika justru turut memperkeruh situasi tanpa solusi yang jelas.
“Ini menempatkan Trump dalam posisi yang tidak nyaman. Bahkan bisa dibilang, ia sedang ditekan oleh mitra-mitranya sendiri,” tambahnya.
Lebih jauh, Elmasry menilai kondisi ini menunjukkan adanya pergeseran sikap di antara sekutu AS dan Israel. Ia menyebut keduanya kini terlihat semakin terisolasi, bahkan dari negara-negara yang sebelumnya menjadi pendukung utama kebijakan mereka.
Qatar Tekankan Penyelesaian Konflik Lewat Diplomasi
Di sisi lain, Qatar kembali menegaskan pentingnya jalur diplomasi dalam menyelesaikan ketegangan di kawasan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar menyampaikan bahwa semua konflik regional seharusnya diselesaikan melalui meja perundingan, bukan eskalasi militer.
Qatar juga memberikan apresiasi terhadap peran mediasi yang dilakukan Pakistan, yang dinilai cukup aktif dalam mendorong dialog antar pihak terkait.
“Kami mendukung penuh upaya mediasi ini dan tetap berkoordinasi dengan mitra regional maupun internasional,” ujar juru bicara tersebut.
Ia menegaskan bahwa posisi Qatar sejak awal konsisten, yakni mendukung penyelesaian damai melalui negosiasi.
“Sejak hari pertama, kami percaya bahwa setiap konflik di kawasan harus diselesaikan melalui jalur diplomatik. Kami akan terus mendukung proses ini,” tambahnya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







