Komodo Ocean Swim Perkuat Sport Tourism Labuan Bajo
BeritaNasional.com - Badan Pengawas Otoritas Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menilai pelaksanaan Komodo Ocean Swim 2026 yang digelar di Pulau Seraya Kecil, Kabupaten Manggarai Barat akan memperkuat sport tourism di Labuan Bajo
“Kegiatan ini bertujuan mendukung pengembangan sport tourism sekaligus mendorong promosi wisata Labuan Bajo. Kami berharap ke depan event ini dapat menarik lebih banyak peserta,” kata Pelaksana Tugas Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, Andhy MT Marpaung di Labuan Bajo.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara BPOLBF dengan Bali Sports Foundation Asia guna meningkatkan kunjungan serta minat wisatawan ke kawasan wisata di daerah itu.
Ia mengatakan, Komodo Ocean Swim 2026 merupakan ajang renang perairan terbuka yang digelar oleh Bali Sports Foundation Asia di daerah itu. Olahraga itu menjadi penyelenggaraan perdana di kawasan tersebut.
Kegiatan tersebut merupakan replikasi dari Bali Ocean Swim yang telah digelar sebanyak 16 kali hingga 2025, dan diharapkan menjadi agenda tahunan baru guna meningkatkan daya tarik wisata bahari Labuan Bajo.
“Pengembangan aktivitas seperti sport tourism mampu menarik wisatawan berkualitas. Kami berharap event ini dapat menjadi agenda tahunan bertaraf internasional,” katanya.
Selain kompetisi olahraga, kegiatan ini juga mengusung misi sosial, di mana seluruh dana pendaftaran peserta akan digunakan untuk mendukung program olahraga bagi penyandang disabilitas di Bali dan wilayah Indonesia Timur.
Andhy MT Marpaung juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai upaya diversifikasi atraksi wisata.
Founder Bali Sports Foundation Asia Rodney Holt mengatakan ajang ini bertujuan memperkuat pengembangan sport tourism sekaligus mempromosikan Labuan Bajo di tingkat global.
Dia menambahkan Komodo Ocean Swim 2026 diikuti sekitar 36 peserta dari berbagai negara, antara lain Amerika Serikat, Australia, Spanyol, Malaysia, dan Indonesia.
Perlombaan kategori 10 kilometer dimulai pukul 08.00 WITA dengan rute mengelilingi Pulau Anita dan Pulau Hatamin.
Sementara kategori 1,2 kilometer digelar pukul 09.30 WITA dan diikuti peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari junior hingga master.
Salah satu peserta kategori master, Christian Puentes, mengaku terkesan dengan keindahan bawah laut dan kondisi perairan Labuan Bajo.
“Perairannya aman untuk berenang dan memiliki terumbu karang yang indah. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” ujarnya.
Sumber: Antara
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu







