Digelar 13-14 Juni, BTN Jakim 2026 Siap Dongkrak Sektor Sport Tourism Jakarta

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka BTN Jakim 2025. (BeritaNasional/instagram)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka BTN Jakim 2025. (BeritaNasional/instagram)

BeritaNasional.com - Ajang lari bergengsi BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 siap digelar di ibu kota pada akhir pekan ini, tepatnya 13-14 Juni 2026. 

Penyelenggaraan tahun ini dipastikan jauh lebih meriah dengan lonjakan jumlah peserta yang sangat signifikan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung kesiapan Race Expo (Race Pack Collection & Expo) BTN Jakim 2026 yang berlokasi di Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026). 

Dalam tinjauannya, Pramono mengungkapkan jumlah peserta maraton tahun ini sukses menembus 45.500 pelari.

Fakta ini menjadi bukti sahih betapa tingginya antusiasme masyarakat terhadap event lari berskala internasional tersebut.

"Pesertanya yang luar biasa, tahun lalu saya memang secara bercanda menargetkan 45.000, Alhamdulillah dalam waktu singkat terjual semua," kata Pramono yang dikutip dari siaran persnya pada Kamis (11/6/2026).

Perkuat Posisi Jakarta di Kancah Global

Daya tarik BTN Jakim 2026 tidak hanya memikat pencinta lari domestik. Tercatat, ada 1.012 pelari asing dari berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, hingga Korea, yang siap ambil bagian dalam kompetisi ini.

Menurut Pramono, kehadiran para pelari internasional ini semakin mempertegas posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism unggulan yang siap menggelar perhelatan akbar kelas dunia.

"Jadi artinya ada tren baru yang sangat positif dan mudah-mudahan ini kita bisa kelola, bisa jaga bersama untuk supaya mereka menjadi nikmat lari ataupun memanfaatkan Jakarta International Marathon sebagai event untuk sport tourism yang ada di Jakarta ini," ujar Pramono.

Tak mau kalah dengan warganya, Gubernur Pramono juga dijadwalkan bakal ikut berlari menaklukkan rute kategori 10K. Ia pun optimistis bahwa membeludaknya jumlah peserta akan membawa angin segar bagi perekonomian Jakarta.

Salah satu dampak instan yang sudah terlihat adalah melonjaknya tingkat keterisian (okupansi) kamar hotel di sepanjang jalur protokol, mulai dari kawasan Sudirman-Thamrin, Gatot Subroto, hingga Rasuna Said.

Demi menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan puluhan ribu pelari sepanjang jalur perlombaan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) pada akhir pekan ini.

Target 50 Ribu Peserta Tahun Depan

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov DKI atas dukungan total yang diberikan demi kelancaran ajang internasional ini.

Nixon menyebut tingginya minat peserta tahun ini yang juga dibarengi dengan banjir dukungan dari deretan brand raksasa global diharapkan mampu menggairahkan roda perekonomian Jakarta secara masif. Menatap masa depan, pihak BTN pun sudah memasang target yang jauh lebih menantang untuk penyelenggaraan berikutnya.

"Ini pertama kali di atas 1.000 (pelari asing). Kita pengen tahun depan lebih dari 2.000. Pak Gubernur titip KPI buat saya, tahun depan harus 50.000 peserta lari buat tahun depan," katanya.

Sebagai informasi, BTN Jakim 2026 akan mengambil rute ikonik yang membentang dari Monumen Nasional (Monas) dan berakhir (finish) di Area Ring Road Gelora Bung Karno (GBK). Kompetisi ini menyajikan empat kategori lomba yang bisa diikuti peserta, yakni rute 5K, 10K, Half Marathon, dan Marathon.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: