Lebanon Selatan Kian Tidak Aman, Serangan Udara Israel Terus Berlanjut

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 29 April 2026 | 20:20 WIB
Bint Jbeil menjadi lokasi penting bagi Hezbollah. (Foto/ist)
Bint Jbeil menjadi lokasi penting bagi Hezbollah. (Foto/ist)

BeritaNasional.com - Laporan media lokal menyebut serangan udara dan drone Israel Defense Forces terus menggempur wilayah selatan Lebanon, termasuk area di luar zona pendudukan.

Intensitas serangan ini disebut meningkat dalam beberapa hari terakhir, meski sebelumnya telah diumumkan gencatan senjata.

Kondisi tersebut membuat sebagian besar wilayah Lebanon selatan kembali tidak aman, terutama bagi warga yang mencoba pulang ke rumah mereka.

Selain itu, penghancuran desa-desa menggunakan bahan peledak di area pendudukan dilaporkan terus terjadi, menciptakan kawasan yang nyaris tak layak huni.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran jangka panjang. Bahkan jika pendudukan berakhir, proses pemulihan dinilai akan sulit dan memperlambat kembalinya warga ke daerah asal.

Di sisi lain, laporan terbaru dari United Nations mengungkap situasi hak asasi manusia di Iran yang memburuk sejak konflik berlangsung. Sedikitnya 21 orang dilaporkan telah dieksekusi, sementara lebih dari 4.000 lainnya ditahan.

Menurut kantor HAM PBB, sembilan eksekusi terkait protes Januari, 10 lainnya karena dugaan keterlibatan dengan kelompok oposisi, dan dua kasus terkait tuduhan spionase.

Kepala HAM PBB, Volker Türk, menyatakan keprihatinannya atas tindakan tersebut dan menilai hak-hak warga Iran terus tergerus di tengah situasi konflik.

Perkembangan ini menambah tekanan internasional terhadap kondisi keamanan dan hak asasi manusia di kawasan Timur Tengah.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: