China Minta AS-Iran Kembali ke Meja Perundingan
BeritaNasional.com - Konflik bersenjata antara tentara Iran dan Amerika Serikat (AS) pecah pada Kamis (11/6) dini hari waktu setempat di perairan Teluk Persia dan Teluk Oman.
Akibat pertempuran antara tentara Iran dan AS, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, komando militer utama Iran mengumumkan, Selat Hormuz ditutup total sehingga tidak ada kapal yang bisa lewat.
Sejumlah kapal AS yang berada di dekat Selat Hormuz, juga menjadi sasaran rudal dan drone yang diluncurkan oleh angkatan bersenjata Iran.
Menyaksikan makin panasnya konflik AS-Iran, akhirnya China kembali menyerukan agar AS dan Iran segera menghentikan upaya saling serang.
China mendesak kedua negara kembali ke meja perundingan dan segera melakukan gencatan senjata.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyatakan, China merasa prihatin dengan kembali meningkatnya kontak bersenjata antara AS-Iran. China juga meminta keduanya segera berhenti saling serang.
Jian mengatakan, kontak militer antara AS-Iran hanya akan menambah konflik makin memburuk. Tidak ada penyelesaian apapun dengan serangan militer.
"Kedaulatan dan teritorial negara-negara di kawasan harus dihormati dan dilindungi. Segera hentikan saling serang," ujar Jian.
Dia meminta Iran dan AS segera stop aksi militer. Ia juga meminta mereka segera kembali ke meja perundingan untuk melanjutkan dialog dan negosiasi.
Sumber: Antara

POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







