Senat Filipina Mulai Bahas Berbagai Skenario Pemakzulan Wapres Sara Duterte

Oleh: Kiswondari
Kamis, 30 April 2026 | 19:39 WIB
Wapres Filipina Sara Duterte. (BeritaNasional/IG Sara Duterte)
Wapres Filipina Sara Duterte. (BeritaNasional/IG Sara Duterte)

BeritaNasional.com - Senat Filipina tengah berkumpul dan mulai membahas sejumlah kemungkinan skenario pemakzulan Wakil Presiden (Wapres) Filipina Sara Duterte dan persiapan menjelang kemungkinan pengiriman pasal-pasal pemakzulan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Hal ini disampaikan Ketua Senat Vicente Sotto III yang dikutip dari Philippine News Agency (PNA) pada Kamis (30/4/2026). Sotto mengatakan, para senator berkumpul dalam rapat untuk merencanakan langkah-langkah yang mungkin diambil.

“Kami telah membahas kemungkinan-kemungkinan, jika kami menerima pasal-pasal pemakzulan, maka kami akan membahas persiapan yang perlu kami lakukan,” katanya dalam sebuah wawancara.

Sotto mengatakan, diskusi tersebut mencakup kemungkinan jangka waktu, langkah-langkah prosedural, dan persyaratan logistik, meskipun semua persiapan tetap bergantung pada tindakan DPR.

“Semua saran dan persiapan serta kemungkinan waktu ini bergantung pada apakah pasal-pasal pemakzulan tersebut sampai ke Senat,” tambahnya.

Sotto juga memastikan bahwa Senat siap bertindak cepat begitu pasal-pasal pemakzulan secara resmi dikirimkan.

“Jika kami menerimanya, kami akan segera bertindak. Bagi saya, ‘segera’ berarti keesokan harinya,” ujarnya.

Menurut Sotto, Senat harus terlebih dahulu bersidang untuk menerima pasal-pasal tersebut sebelum dapat bersidang sebagai pengadilan pemakzulan.

“Begitu kami menerimanya, saat itulah kami akan secara resmi memutuskan apa yang akan dilakukan dengan jadwalnya,” jelasnya. 

Namun demikian, ia mengatakan, Senat perlu mengatur jadwalnya karena terus mengerjakan undang-undang prioritas bersamaan dengan kemungkinan proses pemakzulan.

“Masih ada 17, jadi masih banyak pekerjaan,” katanya, merujuk pada langkah-langkah prioritas yang tertunda di bawah Dewan Penasihat Pembangunan Legislatif-Eksekutif.

Sotto pun menegaskan kembali bahwa semua persiapan dan jadwal tetap bergantung pada apakah pasal-pasal pemakzulan tersebut dikirimkan ke Senat.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: