Kadin: Penambahan Kuota Magang Nasional Tingkatkan Peluang Kerja

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Jumat, 01 Mei 2026 | 02:00 WIB
Ilustrasi anak magang (Foto/Freepik)
Ilustrasi anak magang (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai wacana penambahan kuota peserta Magang Nasional hingga 150 ribu orang dapat meningkatkan peluang kerja angkatan kerja muda dan baru.

“Kadin menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada pemerintah yang menambah kuota program magang menjadi 150 ribu orang,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Otonomi Daerah Sarman Simanjorang.

“Hal ini tentu bukan saja untuk menciptakan lapangan pekerjaan untuk sementara waktu dan menambah skill dan kompetensi peserta tapi yang paling strategis adalah menjaga ketahanan daya beli masyarakat,” katanya.

Menjaga daya beli masyarakat, ujar dia, didukung dengan uang saku peserta yang merupakan lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi setara upah minimum kota/kabupaten (UMK).

Lebih lanjut, ia menilai kepesertaan Magang Nasional ini agar dibuka seluas mungkin, tidak hanya bagi fresh graduate, tapi juga yang lulusan perguruan tinggi yang belum mendapatkan pekerjaan.

“Sehingga lulusan yang beberapa tahun yang belum mendapatkan pekerjaan memiliki kesempatan untuk ikut peserta magang,” ujar Sarman.

Ia menilai, perlu juga diatur mekanisme pergantian jika selama program berlangsung ada peserta yang diterima bekerja di suatu perusahaan. Hal ini mengingat cukup banyak peserta yang mengikuti Magang Nasional yang diterima bekerja sehingga mengundurkan diri.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), tercatat 16.112 peserta lolos dari proses seleksi Magang Nasional 2025 Tahap I yang terdiri atas 14.952 peserta tahap 1A dan 1.160 tahap 1B. Namun, jumlah peserta aktif menurun menjadi 11.949 orang, yakni 11.110 peserta pada tahap 1A dan 839 pada tahap 1B.

“Jadi diharapkan kalau ada yang mengundurkan diri, (slot kosong) bisa langsung diisi,” ujarnya.


Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: