Semifinal NBA 2026: Lakers di Ujung Tanduk, Cavaliers Siap Balas Dendam di Game 2
BeritaNasional.com - Semifinal Konferensi NBA 2026 kembali memanas pada Jumat (8/5/2026) pagi WIB. Dua laga krusial akan tersaji. Los Angeles Lakers yang mencoba bertahan dari gempuran sang juara bertahan Oklahoma City Thunder serta Cleveland Cavaliers yang bertekad menyamakan kedudukan saat bertandang ke markas Detroit Pistons.
Thunder vs Lakers
Setelah kekalahan telak 90-108 di Game 1, Lakers menyadari satu hal. Mereka tidak punya ruang untuk kesalahan. Melawan tim sekelas Thunder, Lakers harus tampil sempurna. Salah satu kunci kebangkitan yang paling dinanti adalah performa Austin Reaves.
Reaves sedang berjuang menemukan sentuhannya kembali pascacedera otot perut. Di Game 1, ia tampil mengecewakan dengan hanya memasukkan 3 dari 16 tembakan. Tanpa Luka Doncic yang absen karena cedera hamstring, beban skor jatuh ke pundak Reaves untuk menemani LeBron James.
"Yang mudah adalah mencetak lebih banyak poin. Saya sudah berada di posisi yang tepat, hanya melewatkan beberapa tembakan mudah. Saya harus membatasi kesalahan," ujar Reaves yang dikutip dari laman resmi NBA pada Kamis (7/5/2026).
Selain Reaves, Lakers butuh kontribusi dari bangku cadangan. Harapan besar ditujukan pada Luke Kennard untuk melepaskan tembakan tiga angka yang mematikan, guna memecah pertahanan Thunder yang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di liga.
Kabar buruk bagi Lakers, Oklahoma City Thunder tetap bisa menang dengan selisih 18 poin di Game 1 meski bintang mereka, Shai Gilgeous-Alexander (SGA), tampil di bawah standar. Sang finalis MVP 2024-2025 itu hanya mencetak 18 poin dengan tujuh turnover.
SGA mengaku performanya kurang maksimal karena kurang latihan, namun ia diprediksi akan mengamuk di Game 2. Kedalaman skuad Thunder, yang dipimpin oleh performa solid Chet Holmgren, menjadi ancaman nyata bagi ambisi Lakers untuk mencuri kemenangan tandang.
Pistons vs Cavaliers
Beralih ke Wilayah Timur, Cleveland Cavaliers berada dalam posisi terjepit setelah kalah di laga pembuka. Melawan Detroit Pistons, Cavs harus memperbaiki satu hal krusial: ketangguhan fisik di area bawah ring.
1. Tantangan untuk Allen dan Mobley Center Pistons, Jalen Duren, benar-benar merajai area paint di Game 1. Ia merebut semua rebound penting dan membuat barisan pertahanan Cavs kocar-kacir. Jarrett Allen dan Evan Mobley kini ditantang untuk bermain lebih agresif dan tidak membiarkan Duren mendominasi ruang udara Cleveland lagi.
2. Mematikan Tobias Harris Detroit menemukan senjata rahasia pada diri Tobias Harris. Di tengah fokus pertahanan Cavs pada Cade Cunningham, Harris justru meledak dengan rata-rata 21 poin di babak playoff ini. Cavs kemungkinan besar akan menugaskan Evan Mobley untuk menjaga Harris secara khusus guna meredam produktivitasnya.
3. Duel Para Bintang Utama Game 2 juga akan menjadi pembuktian bagi Cade Cunningham dan Donovan Mitchell. Keduanya tampil "biasa saja" di Game 1. Sebagai pemimpin tim unggulan nomor 1, Cunningham dituntut lebih dominan dalam pengambilan keputusan. Di sisi lain, Mitchell membawa misi pribadi untuk membuktikan bahwa ia mampu membawa Cavs melaju jauh di playoff meski harus menghadapi rintangan terberat.
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 18 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 22 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






