Raksasa Baterai China CATL dan Togg Turki Garap Mobil Listrik, 3 Model Baru Meluncur pada 2027
BeritaNasional.com - Produsen kendaraan listrik (EV) Turki Togg resmi menjalin kemitraan strategis dengan raksasa baterai China CATL.
Kerja sama ini fokus pada pengembangan platform baru yang akan menjadi basis bagi lini kendaraan listrik segmen B terbaru milik Togg.
Berdasarkan laporan resmi yang dirilis pada Kamis (7/5/2026), kesepakatan tersebut telah ditandatangani pada Rabu sebelumnya.
Poin utama dalam kemitraan ini adalah penggunaan teknologi sasis mutakhir milik CATL yang dinamakan Bedrock.
Teknologi Canggih Bedrock Masuk Pasar Global
Kemitraan ini menjadi catatan sejarah bagi CATL, karena menandai penerapan teknologi sasis Bedrock untuk pertama kalinya di kancah internasional sejak diluncurkan pada akhir Desember 2024.
Dalam proses pengembangannya, Togg tidak hanya menjadi pemakai, tetapi juga mengambil peran aktif dalam aspek teknis.
Togg akan menyesuaikan sasis tersebut agar sesuai dengan spesifikasi produk, arsitektur digital, serta standar pengalaman pengguna yang mereka miliki.
Tiga Model Baru Siap Meluncur 2027
CATL mengungkapkan bahwa kolaborasi ini diproyeksikan bakal melahirkan tiga model kendaraan listrik baru.
Rencananya, proses produksi massal untuk keluarga EV segmen B ini akan dimulai secara bertahap pada tahun 2027.
Langkah strategis ini diprediksi akan semakin memperkokoh posisi Togg di industri otomotif.
Sebagai catatan, Togg saat ini merupakan pemimpin pasar kendaraan listrik di Turki. Berdasarkan data industri yang dikutip dari Anadolu Agency, Togg berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 39.020 unit sepanjang tahun 2025.
Dengan dukungan teknologi baterai dan sasis dari CATL—salah satu produsen baterai EV terbesar di dunia. Togg optimistis dapat memperluas jangkauan pasar dan menghadirkan inovasi kendaraan listrik yang lebih kompetitif di masa depan.
Sumber: Xinhua News
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







