Kamboja: Pemberantasan Scam Ciptakan Kepercayaan Investor dan Wisatawan
BeritaNasional.com - Wakil Perdana Menteri Kamboja Sun Chanthol mengatakan, komitmen teguh kerajaan untuk memberantas pusat-pusat operasi penipuan daring atau scam akan memastikan suasana yang aman dan terpercaya bagi investor dan wisatawan.
Chanthol, yang juga menjabat sebagai wakil ketua pertama Dewan Pembangunan Kamboja (Council for the Development of Cambodia) mengatakan, berlakunya undang-undang tentang pemberantasan penipuan daring bulan lalu merupakan bukti nyata dari komitmen teguh pemerintah untuk menutup semua jaringan penipuan daring di negara tersebut.
"Memberantas penipuan daring merupakan prioritas utama bagi pemerintah kerajaan Kamboja guna memastikan lingkungan yang aman, terlindungi, dan tepercaya bagi para investor dan wisatawan," katanya.
Chanthol mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk menjadikan Kamboja 100 persen aman bagi investor maupun wisatawan.
Kamboja telah menggerebek lebih dari 250 pusat penipuan daring di seluruh negara tersebut dari Juli 2025 hingga pertengahan April 2026, papar pernyataan pemerintah baru-baru ini, seraya menambahkan bahwa negara Asia Tenggara itu telah menutup 91 kasino karena menjalankan operasi penipuan daring.
Pihak otoritas telah melakukan prosedur deportasi terhadap total 13.039 warga negara asing yang terlibat dalam penipuan daring, termasuk 1.509 perempuan, dari 33 kewarganegaraan berbeda, papar pernyataan tersebut, seraya menambahkan bahwa total 241.888 orang telah meninggalkan Kamboja secara sukarela.
Pada 6 April, Kamboja mengesahkan undang-undang tentang pemberantasan penipuan daring, yang akan menjatuhkan hukuman penjara hingga 30 tahun atau seumur hidup kepada para bos penipuan.
Sumber: Antara
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







