Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 35 Bandar Lampung, Wapres Tekankan Kenyamanan Belajar

Oleh: Panji Septo R
Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:00 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka melihat aktifitas belajar siswa Sekolah Rakyat di Lampung. (BeritaNasional/Setpres)
Wapres Gibran Rakabuming Raka melihat aktifitas belajar siswa Sekolah Rakyat di Lampung. (BeritaNasional/Setpres)

BeritaNasional.com -  Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 35 Bandar Lampung pada akhir rangkaian kunjungan kerjanya di Bandar Lampung.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang inklusif serta lingkungan belajar yang aman.

Gubernur Bandar Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan pesan Wapres terkait pentingnya menjaga keseimbangan antara proses pembelajaran dan kenyamanan siswa.

“Pesan Pak Wapres tadi bagaimana anak-anak diperhatikan, diawasi, dan dipantau. Baik bukan hanya kualitas pelajarannya, tapi emosional,” ujar Rahmat di Bandar Lampung dikutip Sabtu (9/5/2026).

“Agar selalu semangat, motivasinya selalu terjaga dalam belajar,” tambahnya.

Ia juga menilai program Sekolah Rakyat terus menunjukkan kemajuan karena kualitasnya kini telah menunjukkan hasil yang baik.

“Program sekolah rakyat semakin berkembang, maksudnya kualitas juga memang sekarang sudah melihatkan hasil baik,” katanya.

Dalam agenda tersebut, Gibran meninjau kelas ekstrakurikuler bahasa inggris. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, sementara Gibran mengamati proses pembelajaran.

Guru mata mata pelajaran tersebut, Ratna Wulandari menyampaikan wapres turut memberikan apresiasi terhadap program tersebut.

“Tadi Bapak Wapres bilang ini bagus, tinggal ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Sebelum meninggalkan lokasi, Gibran berpesan kepada para siswa agar terus menjaga motivasi belajar demi meraih cita-cita.

“Wapres secara umum memberi pesan kepada siswa untuk tetap semangat dalam belajar untuk meraih cita-cita,” kata Ratna.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: