OpenAI Luncurkan GPT-Realtime-2, Bisa Terjemahkan 70 Bahasa secara Instan

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 10 Mei 2026 | 10:30 WIB
Ilustrasi GPT-Realtime-2. (Foto/OpenAI)
Ilustrasi GPT-Realtime-2. (Foto/OpenAI)

BeritaNasional.com - OpenAI kembali menggebrak dunia kecerdasan buatan dengan merilis serangkaian fitur audio mutakhir pada aplikasi pemrograman antarmuka (API).

Inovasi ini memungkinkan para pengembang untuk menciptakan aplikasi yang tidak hanya bisa berbicara, tetapi juga mampu mentranskripsikan hingga menerjemahkan percakapan secara instan dengan tingkat kecerdasan yang jauh lebih tinggi.

GPT-Realtime-2 Lebih Pintar dan Manusiawi

Bintang utama dalam peluncuran ini adalah GPT-Realtime-2. Berbeda dengan versi sebelumnya, model suara terbaru ini dibangun menggunakan basis penalaran kelas GPT-5.

OpenAI mengeklaim peningkatan ini dirancang agar AI mampu menangani permintaan pengguna yang jauh lebih kompleks dengan simulasi vokal yang sangat realistis.

Tak hanya itu, OpenAI memperkenalkan dua alat pendukung lainnya:

  • GPT-Realtime-Translate: Fitur penerjemah waktu nyata yang mampu "mengimbangi" kecepatan bicara manusia. Alat ini mendukung lebih dari 70 bahasa masukan dan 13 bahasa keluaran.
  • GPT-Realtime-Whisper: Teknologi transkripsi yang memungkinkan pengubahan ucapan menjadi teks secara langsung saat interaksi sedang berlangsung.

Pihak OpenAI menyatakan kombinasi model-model ini akan mengubah paradigma interaksi suara.

“Bersama-sama, model-model yang kami luncurkan ini menggeser audio waktu nyata dari sekadar tanya jawab menuju antarmuka suara yang benar-benar dapat melakukan pekerjaan: mendengarkan, berpikir, menerjemahkan, mentranskripsikan, dan mengambil tindakan saat percakapan berlangsung,” jelas perusahaan dalam keterangan resminya yang dikutip pada Sabtu (9/5/2026).

Target Pasar: Dari Layanan Pelanggan hingga Kreator

Pembaruan ini diprediksi akan menjadi angin segar bagi perusahaan yang ingin mempercanggih layanan pelanggan (customer service). Namun, OpenAI juga melihat potensi besar di sektor pendidikan, media, penyelenggaraan acara, hingga platform bagi para kreator konten.

Sadar akan potensi penyalahgunaan seperti spam atau penipuan, OpenAI menegaskan telah menyematkan sistem pengamanan yang ketat. Sistem ini dilengkapi pemicu otomatis yang dapat menghentikan percakapan seketika jika terdeteksi adanya pelanggaran terhadap pedoman konten berbahaya.

Terkait biaya operasional bagi pengembang, OpenAI menerapkan skema yang berbeda:

  • GPT-Realtime-Translate & Whisper: Ditagih berdasarkan durasi per menit.
  • GPT-Realtime-2: Ditagih berdasarkan konsumsi jumlah token.

Seluruh rangkaian model suara terbaru ini sudah dapat diakses melalui OpenAI Realtime API, membuka pintu bagi generasi baru aplikasi yang lebih interaktif dan cerdas.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: