DPR Buka Masa Sidang V, Ini Sejumlah Agenda Penting yang Akan Dibahas

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 12 Mei 2026 | 10:49 WIB
Ketua DPR Puan Maharani buka masa sidang V DPR. (BeritaNasional/tangkapan layar)
Ketua DPR Puan Maharani buka masa sidang V DPR. (BeritaNasional/tangkapan layar)

BeritaNasional.com -  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI membuka Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 pada Selasa (12/5/2026). Masa Persidangan V akan berlangsung pada 12 Mei 2026 sampai 21 Juli 2026.

"Selamat datang kepada seluruh anggota DPR RI yang telah melaksanakan tugas pada masa resesi di daerah pemilihannya masing-masing. Aspirasi yang telah disampaikan oleh konstituen akan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk ditindaklanjuti melalui fungsi-fungsi DPR RI," ujar Ketua DPR RI Puan Maharani saat Rapat Paripurna pembukaan masa sidang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Puan menjelaskan, pada masa sidang ini, DPR akan melanjutkan pembahasan tingkat pertama sejumlah rancangan undang-undang. Yaitu revisi UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, RUU Hukum Perdata Internasional, revisi UU Statistik, dan RUU Desain Industri.

Sementara, dalam fungsi pengawasan, DPR akan memantau sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah isi ini juga penting untuk diselesaikan oleh pemerintah.

Sejumlah isu itu adalah, evaluasi dan audit terhadap sistem dan infrastruktur transportasi darat guna menjamin keselamatan masyarakat, evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan pasukan TNI di daerah misi keamanan dan wilayah konflik, optimalisasi e-KTP agar terintegrasi secara digital dalam layanan publik, penyelesaian pertambangan ilegal dalam konflik agraria secara komprehensif, pemberian sanksi yang tegas kepada para penegak hukum yang melanggar etika profesi, jaminan keseimbangan antara ketersediaan dan harga kebutuhan pokok sehingga terjangkau oleh masyarakat, serta percepatan penerapan praktik keberlanjutan pada BUMN guna menjaga kelangsungan usaha dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Selanjutnya, pembangunan kawasan industri untuk menguatkan hilirisasi produk pertanian dan perikanan, pengawasan terhadap lembaga penitipan anak dan lembaga pengasuhan alternatif, pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama, jaminan atas pemenuhan hak korban tindak pidana kekerasan seksual, evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan data tunggal sosial dan ekonomi nasional sebagai basis penetapan peserta penerima bantuan iuran, evaluasi terhadap pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer seleksi nasional berdasarkan tes, tambahan kuota BBM serta LPG ke daerah untuk mencegah kelangkaan energi yang utamanya berdampak pada nelayan dan pelaku UMKM, upaya penguatan nilai tukar Rupiah dan kesiapan pemerintah dalam menghadapi risiko ketidakpastian harga minyak mentah dunia akibat kondisi geopolitik.

Selain itu, Puan mengatakan, pada masa sidang sebelumnya pimpinan DPR telah menerima audiensi dari kelompok buruh salah satunya untuk pembentukan RUU Ketenagakerjaan. Puan menyebut, aspirasi para buruh ini akan segera ditindaklanjuti.

"Sidang Dewan yang terhormat, demikianlah sejumlah agenda strategis yang akan menjadi perhatian DPR RI pada masa sidang ini. Tibalah saatnya kita memasuki masa persidangan untuk menjalankan fungsi konstitusional dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat," kata Puan.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, atas nama pimpinan DPR RI, dengan ini saya mengumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026 dimulai sejak hari Selasa tanggal 12 Mei 2026 sampai dengan tanggal 21 Juli 2026," tutupnya.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: