Kasus Hantavirus di Jakarta, Menkes Pastikan Kontak Erat Dipantau Ketat

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 15 Mei 2026 | 17:40 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (BeritaNasional/Elvis)
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (BeritaNasional/Elvis)

BeritaNasional.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah terus memantau kontak erat kasus Hantavirus di DKI Jakarta.

Seperti diketahui, seorang warga negara asing yang memiliki riwayat kontak dengan kasus di kapal luar negeri tengah diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso.

“Kita akan pantau sampai benar-benar yakin dan bisa dipastikan bahwa yang bersangkutan sudah aman,” kata Budi dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).

Budi menjelaskan, pemerintah menerima informasi terkait kasus tersebut dari otoritas kesehatan Inggris pada 7 Mei 2026.

Sehari kemudian, pasien berhasil diidentifikasi dan langsung dievakuasi ke RSPI Sulianti Saroso untuk menjalani isolasi.

Menurut dia, penanganan kasus dilakukan cepat berkat penguatan sistem surveilans kesehatan pascapandemi COVID-19.

“Indonesia sejak pandemi COVID-19 sudah jauh lebih baik dalam hal surveilans dan kerja sama internasionalnya,” ujar Budi.

Ia menegaskan bahwa Hantavirus tidak mudah menular antarmanusia seperti COVID-19.

Pemerintah juga memastikan seluruh kontak erat yang telah diperiksa sejauh ini menunjukkan hasil negatif.

Namun demikian, pasien tetap menjalani isolasi selama masa inkubasi dengan pemantauan selama dua minggu sejak 8 Mei 2026.

Budi menyebut varian Hantavirus yang ditemukan di Indonesia merupakan varian Asia dengan tingkat kematian antara 5 hingga 15 persen.

Angka tersebut disebut lebih rendah dibandingkan varian Andes di Amerika Selatan yang memiliki tingkat kematian hingga 50 hingga 60 persen.

“99 persen penularan Hantavirus terjadi melalui tikus, bukan antarmanusia,” ucap Budi.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah perkembangbiakan tikus di rumah maupun tempat kerja.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: