Santa Claus dan 10 Orang Lainnya Diciduk Polisi dalam Operasi Penangkapan Predator Anak
BeritaNasional.com - Pria bernama Santa Claus (75) asal New Orleans, Amerika Serikat (AS) diciduk oleh kepolisian setempat usai mencoba bertemu dengan anak laki-laki usia 15 tahun, yang diduga menjadi sasaran aksi asusilanya. Remaja tersebut ternyata seorang anggota kepolisian Kenner, Lousiana, AS, yang menyamar.
Melansir Russia Today (RT) pada Kamis (2/7/2026), para penyelidik menyampaikan bahwa Claus menghubungi remaja tersebut melalui aplikasi kencan sebelum mengatur pertemuan tatap muka selama operasi penyamaran di pinggiran kota. Departemen Kepolisian Kenner mengumumkan penangkapan tersebut pada Senin (29/6/2026), usai unit kejahatan siber mereka melakukan operasi penangkapan yang menargetkan tersangka predator anak daring pada akhir pekan.
Sebelum mengganti namanya secara legal menjadi Santa Claus, ia dikenal sebagai George Quigley, yang dilaporkan bertukar pesan berisi konten seksual eksplisit dengan seorang detektif yang menyamar sebagai anak laki-laki berusia 15 tahun, dan membahas "melakukan tindakan seksual" sebelum mengatur pertemuan dengan anak di bawah umur tersebut di Kenner.
Menurut polisi, detektif menangkap Claus tanpa insiden ketika dia tiba di tempat pertemuan yang telah disepakati. Claus didakwa dengan tuduhan bujuk rayu terhadap anak di bawah umur secara daring dan perilaku tidak senonoh dengan anak di bawah umur.
Berdasarkan catatan penjara yang dikutip oleh media AS, Claus telah ditahan di Pusat Pemasyarakatan Jefferson Parish, dengan jaminan ditetapkan sebesar 20.000 dolar AS untuk setiap tuduhan.
Kepada wartawan, Kepala Polisi Kenner, Keith Conley mengatakan bahwa para penyelidik menemukan foto-foto pria tersebut yang berpakaian seperti Sinterklas dan mengatakan bahwa dia telah secara sah mengganti namanya setelah pindah dari Texas ke Louisiana.
Claus merupakan salah satu di antara 11 tersangka yang ditangkap dalam operasi tersebut, sementara surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk sepuluh orang lainnya. Polisi mengatakan bahwa operasi tersebut menargetkan orang dewasa yang diduga mencari kontak seksual dengan anak di bawah umur secara daring.
“Semua terdakwa ini merupakan ancaman bagi generasi muda dan masyarakat kita,” kata Conley dalam sebuah pernyataan.
“Kita setiap hari menyebarkan pesan tentang kerentanan anak-anak kita di media sosial dan platform game, dan sekarang kita telah menangkap seseorang yang berpakaian seperti Sinterklas, mengajak orang tua untuk mendudukkan anak-anak kecil mereka di pangkuannya untuk berfoto. Ini adalah kisah peringatan bagi orang tua dan wali,” tegasnya.
Sebelum penangkapan Claus, dua bulan sebelumnya, seorang pria Florida yang dikenal karena memerankan Santa Claus di acara Natal komunitas dituduh mencoba bertemu dengan seseorang yang diyakininya sebagai gadis berusia 13 tahun selama operasi penangkapan predator anak yang dilakukan secara terselubung.
Sumber: Russia Today
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 5 jam yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu







