Indonesia Disebut Mitra Penting bagi Belarusia di Asia Tenggara

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 02 Juli 2026 | 17:10 WIB
Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko (kiri) duduk sejajar dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. (Foto/BPMI)
Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko (kiri) duduk sejajar dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko menegaskan, Indonesia merupakan salah satu mitra terpenting di kawasan Asia Tenggara.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kenegaraan dan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

“Indonesia akan selalu menjadi salah satu partner penting Belarusia di Asia Tenggara. Dan tahukah anda, jika Anda cuma satu teman di Asia Tenggara bagi saya itu cukup,” kata Lukashenko.

Lukashenko menjelaskan hubungan Belarusia dan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakin erat dengan kemajuan kerja sama di berbagai sektor.

“Senang sekali dalam beberapa tahun ini hubungan Belarusia dengan Indonesia sangat dekat, terdapat banyak progres di berbagai bidang, ada yang sudah tercapai untuk masa depan dan ada yang masih bersifat potensial,” ujar Lukashenko.

Lebih lanjut, ia juga mengenang kunjungan pertamanya ke Indonesia pada 2013 dan menilai Indonesia mengalami perkembangan yang pesat serta memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.

“Saya mengenang selalu kunjungan pertama saya yang tahun 2013 lalu dan saya melihat sendiri betapa cepatnya negara yang indah ini dan saya yakin bahwa ekonominya akan terus tumbuh,” ucapnya.

Menurut Lukashenko, kunjungan kenegaraan ke Indonesia telah direncanakan sejak setahun lalu dan menjadi tindak lanjut dari pertemuannya dengan Prabowo di Belarusia.

“Kami dari Belarusia sangat bahagia bahwa sebagai hasil dari kunjungan di Indonesia ini Anda telah melihat juga Belarusia dan kami melihat sendiri bahwa apa yang dilakukan ini adalah suatu kerja besar. Saya ingin sekali lagi menetapkan bahwa apa yang kita sudah rencanakan sekarang direalisasikan,” katanya.

Menurut dia, pembicaraan dengan Prabowo berlangsung konstruktif dan berharap kedua negara dapat memperkuat kerja sama, terutama di bidang ekonomi, perdagangan, kemanusiaan, sosial, dan budaya.

“Kami dengan Anda berteman Pak Presiden di berbagai bidang, dan sangat berharap bekerja secara efektif. Perhatian penting bagi kami adalah proyek di bidang ekonomi dan perdagangan serta juga di bidang humaniter, sosial budaya,” tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: