Deteksi Dini Gangguan Penglihatan Anak Jadi Langkah Preventif Cegah Kebutaan
BeritaNasional.com - Seorang anak menjalani pemeriksaan mata di Klinik Mata Nusantara EyeCare, Jakarta, Jumat (15/05/26). Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini gangguan penglihatan pada anak di tengah meningkatnya penggunaan gawai yang tidak terkontrol.
Penggunaan perangkat digital dalam durasi panjang pada anak dinilai menjadi tantangan kesehatan global karena dapat berdampak pada perkembangan otak, sistem saraf, hingga kesehatan visual. Paparan layar secara berlebihan juga berisiko memicu gangguan mata seperti rabun jauh, mata lelah, hingga penurunan ketajaman penglihatan.
Deteksi dini gangguan penglihatan menjadi langkah preventif penting untuk menemukan masalah mata sejak awal, seperti rabun jauh, rabun dekat, katarak, maupun glaukoma, guna mencegah risiko kebutaan di kemudian hari. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan ketajaman visual, tekanan bola mata, serta fungsi otot mata.
Dokter mata mengimbau orang tua untuk membatasi waktu penggunaan gawai pada anak serta rutin melakukan pemeriksaan mata, terutama jika anak mulai menunjukkan gejala seperti sering menyipitkan mata, terlalu dekat saat melihat layar, atau mengeluhkan sakit kepala dan mata lelah. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 6 jam yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu







