OpenAI Luncurkan Fitur Keuangan di ChatGPT, Bisa Terhubung ke Rekening Bank

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 17 Mei 2026 | 14:39 WIB
Logo OpenAI. (Foto/openai.com)
Logo OpenAI. (Foto/openai.com)

BeritaNasional.com - OpenAI terus memperluas kemampuan kecerdasan buatannya ke sektor yang lebih personal. Pada Jumat (15/5/2026) waktu setempat, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) tersebut resmi meluncurkan rangkaian alat keuangan pribadi baru dalam versi pratinjau (preview). 

Fitur ini memungkinkan pengguna menghubungkan akun rekening bank mereka langsung ke ChatGPT untuk melakukan analisis pengeluaran hingga perencanaan keuangan masa depan.

Untuk menghadirkan fitur ini, OpenAI menggandeng Plaid, layanan koneksi keuangan terkemuka. 

Lewat integrasi tersebut, pengguna dapat menautkan akun mereka ke lebih dari 12.000 lembaga keuangan ternama, termasuk Chase, Schwab, Fidelity, Robinhood, American Express, hingga Capital One.

Setelah rekening terhubung, ChatGPT akan menyajikan dasbor khusus yang menampilkan kinerja portofolio investasi, histori pengeluaran, daftar langganan aktif, serta jadwal pembayaran yang akan datang.

Peluncuran ini dilakukan hanya berselang satu bulan setelah OpenAI mengakuisisi Hiro pada April lalu, sebuah startup keuangan pribadi yang disokong oleh investor besar seperti Ribbit dan General Catalyst. OpenAI mengakui keahlian tim Hiro sangat membantu dalam mempercepat perilisan produk ini.

Cara Kerja dan Dukungan Model GPT-5.5

Bagi pengguna yang ingin mencoba, fitur ini dapat diakses dengan memilih opsi "Mulai" pada menu "Keuangan" di bilah sisi (sidebar) ChatGPT, atau cukup mengetik perintah "@Keuangan, hubungkan akun saya" di dalam ruang obrolan. Setelah itu, chatbot akan memandu proses sinkronisasi akun melalui enkripsi Plaid.

Ke depan, OpenAI juga berencana menggandeng perusahaan teknologi finansial global = Intuit untuk menyajikan analisis yang lebih kompleks, seperti simulasi dampak penjualan saham terhadap pajak hingga persentase peluang persetujuan pengajuan kartu kredit.

Langkah OpenAI merambah sektor finansial bukan tanpa alasan. Perusahaan mencatat ada lebih dari 200 juta pengguna yang mengajukan pertanyaan seputar keuangan ke ChatGPT setiap bulannya. 

Kemampuan ini juga didukung oleh model terbaru mereka, GPT-5.5, yang diklaim memiliki penalaran kontekstual jauh lebih kuat, aspek krusial dalam memproses data-data keuangan yang rumit. 

OpenAI bahkan bekerja sama dengan para pakar finansial untuk menyusun standar penilaian (tolok ukur) demi memastikan akurasi jawaban bot.

Dengan pembaruan ini, pengguna bisa berkonsultasi secara mendalam mengenai kondisi dompet mereka, seperti:

"Saya merasa pengeluaran saya meningkat akhir-akhir ini. Apakah ada perubahan?"

"Bantu saya membuat rencana keuangan agar siap membeli rumah di daerah saya dalam 5 tahun ke depan."

Jaminan Privasi dan Keamanan Data

Mengingat data keuangan adalah sektor yang sangat sensitif, OpenAI memberikan kontrol penuh kepada pengguna terkait privasi mereka.

 Pengguna dapat memutuskan tautan bank tertentu kapan saja melalui menu Pengaturan > Aplikasi > Keuangan. 

Setelah koneksi diputus, seluruh data yang sempat tersinkronisasi akan dihapus permanen dari sistem ChatGPT dalam waktu 30 hari. Riwayat percakapan finansial juga bisa ditinjau dan dihapus secara mandiri oleh pengguna.

Tren pengembangan AI khusus untuk sektor sensitif seperti kesehatan dan keuangan memang sedang marak. 

Selain OpenAI dan Anthropic yang mulai masuk ke ranah medis, kompetitor lain seperti Perplexity juga baru saja meluncurkan alat riset keuangan berbasis agen komputasi awal bulan ini.

Saat ini, alat keuangan pribadi OpenAI baru tersedia bagi pelanggan paket ChatGPT Pro di Amerika Serikat melalui platform web dan aplikasi iOS. OpenAI menyatakan bakal mengevaluasi masukan dari pengguna Pro terlebih dahulu sebelum nantinya merilis fitur ini untuk pelanggan paket Plus.

Sumber: TechCrunchsinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: