Ini Perbedaan Akikah dan Kurban

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi kambing untuk akikah atau kurban (Foto/Freepik)
Ilustrasi kambing untuk akikah atau kurban (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com -  Umat muslim mengenal ibadah akikah. Ibadah yang dilakukan dengan menyembelih hewan ternak. Dalam Islam akikah dan kurban merupakan ibadah yang dilakukan dengan menyembelih hewan ternak dan membagikan dagingnya kepada yang berhak. Meski terlihat mirip, keduanya memiliki perbedaan.

Perbedaan akikah dan kurban terletak pada tujuan, waktu pelaksanaan, serta ketentuan hewan yang digunakan.

Mengutip laman Pegadaian akikah dilakukan sebagai bentuk syukur atas kelahiran anak, sedangkan kurban dilaksanakan pada waktu tertentu sebagai ibadah mendekatkan diri kepada Allah Swt., terutama saat Idul Adha. 

Perbedaan Kurban dan Akikah

Kurban dan akikah adalah dua jenis ibadah yang dilaksanakan dengan cara menyembelih hewan dan membagikan dagingnya.

Akan tetapi, keduanya memiliki beberapa perbedaan dalam pelaksanaannya. Berikut perbedaan kurban dan akikah yang perlu diketahui dari berbagai aspek pentingnya:

1. Pengertian Kurban dan Akikah

Dilihat dari pengertiannya, kurban berarti “dekat”. Dalam Islam, kurban adalah ibadah dengan menyembelih hewan pada Hari Raya Iduladha sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Sementara itu, akikah berasal dari bahasa Arab “al-aqqu” yang berarti memotong. Akikah adalah ibadah dengan menyembelih hewan sebagai bentuk syukur atas kelahiran seorang anak.

2. Tujuan Pelaksanaan

Akikah dilaksanakan untuk menunjukkan rasa syukur orang tua kepada Allah Swt. atas kelahiran seorang anak. Ibadah ini dilakukan oleh orang tua sebagai wujud mengikuti sunah Rasulullah saw.

Sementara itu, kurban adalah ibadah yang dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. sekaligus mengenang kisah pengorbanan Nabi Ibrahim a.s.
 

3. Hukum Pelaksanaan

Akikah adalah sunah muakkad, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh orang tua yang mampu. Jika tidak dilakukan, tidak berdosa, tetapi akan mendapatkan pahala besar jika dikerjakan.

Sementara itu, kurban juga termasuk sunah muakkad bagi umat muslim yang mampu secara finansial, terutama saat Hari Raya Iduladha.

4. Jumlah Hewan

Pada akikah, jumlah hewan yang disembelih berbeda antara anak laki-laki dan perempuan. Untuk anak laki-laki dianjurkan dua ekor kambing, sedangkan untuk anak perempuan satu ekor kambing.

Berbeda dengan kurban, satu ekor kambing atau domba digunakan untuk satu orang. Sementara itu, satu ekor sapi atau unta bisa dibagi untuk tujuh orang.

Ini menunjukkan bahwa aturan akikah dan kurban memang memiliki ketentuan yang berbeda sesuai tujuannya masing-masing.

5. Jenis Hewan yang Disembelih

Pada akikah, hewan yang digunakan sudah ditentukan, yaitu hanya kambing atau domba. Tidak ada pilihan hewan lain di luar itu.

Berbeda dengan kurban, jenis hewan yang bisa disembelih lebih beragam. Mulai dari kambing, domba, sapi, hingga unta, sesuai kemampuan orang yang berkurban. Itulah mengapa kurban lebih fleksibel dalam pemilihan hewan.

6. Pengolahan dan Pembagian Daging

Pada akikah, daging hewan biasanya dimasak terlebih dahulu sebelum dibagikan. Cara ini mengikuti sunah Rasulullah saw. dan bertujuan sebagai bentuk rasa syukur dengan menjamu orang lain.

Sementara itu, pada kurban, daging dibagikan dalam keadaan mentah. Nantinya, penerima bisa mengolah sendiri sesuai kebutuhan mereka.

7. Boleh Tidaknya Memakan Daging Sendiri

Pada akikah, orang tua yang melaksanakannya boleh ikut memakan dagingnya bersama keluarga. Bahkan hal ini dianjurkan sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur.

Sementara itu, orang yang melaksanakan ibadah kurban juga boleh memakan dagingnya, tetapi bagian yang lebih besar sebaiknya dibagikan kepada orang yang membutuhkan, seperti fakir miskin.

8. Niat Pelaksanaan

Niat akikah dilakukan oleh orang tua sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran anaknya. Ibadah ini sifatnya lebih pribadi karena berkaitan langsung dengan keluarga.

Sementara itu, niat kurban lebih luas, yaitu sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. sekaligus berbagi dengan sesama. Oleh karena itu, kurban juga memiliki nilai sosial yang lebih besar.
 

9. Keterbatasan Waktu

Akikah bisa dilakukan kapan saja setelah anak lahir. Waktu yang paling dianjurkan adalah hari ke-7, tetapi jika belum memungkinkan, bisa di hari ke-14, ke-21, atau kapan saja tanpa batas waktu tertentu.

Berbeda dengan kurban, pelaksanaannya sudah ditentukan waktunya yang sangat terbatas, yaitu pada 10 sampai 13 Zulhijah saja. Jika lewat dari waktu tersebut, kurban tidak bisa dilakukan lagi.

10. Kaitan dengan Peristiwa Tertentu

Akikah dilakukan sebagai bentuk syukur atas kelahiran seorang anak. Syukur ini diwujudkan dengan menyembelih hewan.

Sementara itu, kurban berkaitan dengan kisah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. Ibadah ini menjadi tanda ketaatan dan pengabdian kepada Allah Swt. Maka dari itu, makna keduanya juga berbeda secara spiritual.

11. Untuk Siapa Ibadah Dilakukan

Akikah adalah ibadah yang dilakukan orang tua sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran seorang anak. Ibadah ini biasanya diniatkan untuk anak yang baru lahir.

Jumlah hewan yang disembelih juga berbeda, yaitu satu ekor kambing untuk anak perempuan dan dua ekor kambing untuk anak laki-laki. Hewan yang digunakan dalam akikah juga terbatas, hanya kambing atau domba.

12. Prosedur Pelaksanaan

Akikah adalah cara orang tua bersyukur atas kelahiran bayi dengan memberi nama, mencukur rambut, lalu menyembelih kambing atau domba.

Sementara itu, kurban adalah ibadah pada Iduladha dengan menyembelih hewan seperti kambing, sapi, atau unta sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt., lalu dagingnya dibagikan kepada yang membutuhkan.

Bolehkah Pelaksanaan Kurban dan Akikah Digabungkan?

Menurut Imam Syafi’i, kurban dan akikah tidak boleh digabung dalam satu hewan dengan dua niat sekaligus. Ini karena keduanya berbeda dari segi tujuan, hukum, dan waktu pelaksanaan.

Kurban dilakukan pada hari tertentu di bulan Zulhijah untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt., sementara akikah adalah bentuk rasa syukur atas kelahiran anak.

Jika dilakukan pada waktu yang sama, seperti saat Iduladha, keduanya tetap boleh dilakukan, tetapi harus dipisah.

Satu hewan untuk kurban dan satu hewan khusus untuk akikah tidak boleh digabung dalam satu niat dan satu penyembelihan.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: