Acer Marapthon Season 3: Laptop Diuji Ekstrem Tetap Berfungsi Normal

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 21 Mei 2026 | 01:05 WIB
Acer Uji ketahanan laptop dengan cara ekstrem di Marapthon Season 3. (Foto/doc. Acer)
Acer Uji ketahanan laptop dengan cara ekstrem di Marapthon Season 3. (Foto/doc. Acer)

BeritaNasional.com - Acer mencoba pendekatan berbeda untuk menunjukkan ketahanan lini laptop terbarunya lewat gelaran Acer Marapthon Season 3. Dalam sesi livestream bersama Denny Sumargo dan AAA Clan pada 17 Mei 2026, Acer tidak hanya membahas spesifikasi di atas kertas, tetapi langsung menguji perangkat mereka dalam skenario ekstrem.

Salah satu momen yang paling mencuri perhatian datang dari laptop bisnis Acer TravelMate P6 14 AI. Laptop tersebut diuji secara langsung dengan perlakuan ekstrem seperti dijatuhkan hingga diinjak di tengah sesi live streaming. Meski mendapat tekanan cukup berat, perangkat tetap berfungsi normal.

Strategi ini menjadi cara Acer untuk menunjukkan bahwa laptop premium dengan desain tipis tetap bisa memiliki daya tahan tinggi untuk penggunaan harian maupun mobilitas intens.

Acer TravelMate P6 14 AI Andalkan Desain Ringan dan Tangguh

Acer TravelMate P6 14 AI diposisikan sebagai laptop bisnis modern yang mengutamakan performa, mobilitas, dan fitur AI.

Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra Series 2 dengan dukungan NPU hingga 48 TOPS dan total performa AI mencapai 120 TOPS. Kombinasi tersebut membuat perangkat masuk kategori Copilot+ PC yang dirancang untuk kebutuhan komputasi berbasis AI.

Untuk mendukung produktivitas, Acer membekali laptop ini dengan layar 14 inci beresolusi WQXGA+ (2880 x 1800), rasio 16:10, serta tingkat kecerahan 400 nits. Area kerja menjadi terasa lebih lega untuk multitasking maupun pekerjaan kreatif.

Menariknya, semua spesifikasi tersebut dibungkus dalam bodi ringan dengan bobot di bawah 1 kilogram. Acer menggunakan material carbon fiber serta magnesium-aluminium chassis agar tetap kokoh tanpa mengorbankan portabilitas.

Ketahanannya juga diperkuat sertifikasi MIL-STD-810H yang membuat perangkat lebih siap menghadapi penggunaan di berbagai kondisi.

Swift Go 14 AI dan Predator Helios Neo 16S AI Ikut Diuji

Selain TravelMate P6 AI, Acer juga memamerkan kemampuan Acer Swift Go 14 AI untuk menjalankan AI workload dan multitasking tanpa GPU tambahan.

Acer turut memperlihatkan fitur AI Engine yang menjadi bagian dari tren laptop AI terbaru. Meski teknologi AI di laptop masih terus berkembang, Acer mencoba menunjukkan implementasinya dalam kebutuhan produktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Acer Predator Helios Neo 16S AI diuji lewat sesi gaming tanpa charger. Pengujian ini cukup menarik karena laptop gaming umumnya mengalami penurunan performa saat tidak tersambung adaptor daya.

Lewat demonstrasi tersebut, Acer ingin memperlihatkan stabilitas performa dan efisiensi pendinginan perangkat dalam kondisi mobile gaming.

Tidak hanya fokus pada performa dan ketahanan, Acer juga menyoroti layanan purna jual sebagai bagian penting dari pengalaman pengguna.

Perusahaan menghadirkan garansi tiga tahun serta Acer Accidental Damage Protection (AADP) untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap risiko penggunaan sehari-hari.

Strategi ini dinilai semakin relevan di pasar laptop premium saat ini. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan spesifikasi hardware, tetapi juga faktor keamanan investasi jangka panjang dan perlindungan perangkat.

Laptop AI dan Durability Jadi Tren Baru

Acer Marapthon Season 3 menunjukkan bagaimana persaingan laptop saat ini mulai bergeser. Tidak hanya soal performa tinggi, tetapi juga durability, fitur AI, dan layanan purna jual.

Pendekatan demonstrasi langsung seperti ini membuat konsumen bisa melihat simulasi penggunaan nyata, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan laptop ringan namun tetap tangguh.

Dengan semakin padatnya pasar laptop AI dan gaming di Indonesia, strategi seperti yang dilakukan Acer berpotensi menjadi daya tarik tersendiri di mata konsumen.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: