Arsenal, Manchester United, dan Barcelona Tolak Proposal Transfer Rafael Leao dari AC Milan

Oleh: Tarmizi Hamdi
Kamis, 21 Mei 2026 | 21:10 WIB
Penyerang AC Milan, Rafael Leao. (Foto/doc. Milan)
Penyerang AC Milan, Rafael Leao. (Foto/doc. Milan)

BeritaNasional.com - Masa depan Rafael Leao di San Siro tampaknya berada di ujung tanduk. Manajemen AC Milan dikabarkan mulai gencar menawarkan sang penyerang sayap ke sejumlah klub raksasa Eropa seperti Arsenal, Manchester United, dan Barcelona. 

Dilansir Football Italia pada Kamis (21/5/2026), langkah tersebut bertepuk sebelah tangan karena tidak ada satu pun dari klub tersebut yang berminat meminangnya dengan harga selangit.

Kebersamaan bintang asal Portugal itu dengan Rossoneri diprediksi segera berakhir. 

Kontrak Leao bersama Milan sejatinya masih tersisa hingga Juni 2028. Namun, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kesepakatan perpanjangan kontrak baru antara kedua pihak.

Bagi AC Milan, bursa transfer musim panas ini menjadi momentum krusial sekaligus kesempatan terakhir untuk menguangkan Leao dengan nilai transfer yang tinggi sebelum harganya merosot drastis atau berisiko kehilangan sang pemain secara gratis.

Turun Harga demi Percepat Penjualan

Meskipun klausul pelepasan dalam kontrak Leao mencapai angka €120 juta, manajemen AC Milan dilaporkan sudah realistis. 

Fluktuasi performa Leao yang dinilai tidak konsisten membuat Milan bersedia menurunkan tuntutan dan puas andai ada klub yang mau menebusnya di kisaran €80 juta hingga €90 juta (sekitar Rp1,3 triliun sampai Rp1,5 triliun).

Meski harganya sudah dipangkas, mencari pelamar yang pas ternyata bukan perkara mudah. 

Laporan dari Sportitalia mengeklaim manajemen Milan bersama agen sang pemain telah mencoba menjajaki komunikasi dengan klub-klub yang sempat meminati Leao di masa lalu. 

Namun, pertemuan dengan Arsenal, Manchester United, dan Barcelona tersebut dilaporkan buntu lantaran ketiganya enggan membahas negosiasi lebih mendalam.

Di sisi lain, duo raksasa Turki, Fenerbahce dan Galatasaray, bersama deretan klub kaya Arab Saudi sempat mencuat sebagai pelamar potensial.

Kendati demikian, tantangan terbesar bagi Rossoneri adalah meyakinkan Leao sendiri yang diyakini masih enggan berkarier di luar liga top Eropa.

Korban Taktik Max Allegri

Rafael Leao akan menginjak usia 27 tahun bulan depan, usia emas di mana ia seharusnya tampil sebagai pemain yang matang, bukan lagi sekadar talenta muda yang potensial. 

Sepanjang musim ini, ia sebenarnya masih mampu berkontribusi lewat torehan 10 gol dan 3 assist dari 30 pertandingan kompetitif.

Namun, performanya di lapangan kerap diwarnai gestur frustrasi. Leao dinilai tidak cocok dengan skema formasi 3-5-2 yang diterapkan oleh pelatih Max Allegri. 

Strategi tersebut memaksa Leao bermain lebih ke dalam sebagai penyerang tengah, peran yang terbukti membatasi kreativitas dan daya ledak aslinya di sisi sayap.

Kini, harapan terakhir AC Milan berada di panggung internasional. Pihak klub sangat berharap Leao mampu menunjukkan performa magis bersama Timnas Portugal di ajang Piala Dunia mendatang demi mengatrol kembali nilai jualnya dan memikat hati para raksasa Eropa.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: