AS Nilai NATO Belum Mampu Produksi Amunisi dengan Cepat
BeritaNasional.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan, negara-negara anggota NATO saat ini belum siap memproduksi amunisi dengan kecepatan yang akan dibutuhkan di masa depan.
“Jelas bagi dunia, bagi kita semua di aliansi dan di luar aliansi, bahwa saat ini kita tidak mampu memproduksi amunisi pada tingkat yang diperlukan untuk kebutuhan di masa depan. Ini adalah sesuatu yang harus diatasi, sesuatu yang dapat kita kerjakan bersama. Ini adalah sesuatu yang ingin kami kerjakan bersama,” kata Rubio dalam pertemuan Menteri Luar Negeri NATO di Swedia.
Rubio mengatakan, para menteri bertemu untuk mempersiapkan dasar bagi apa yang ia sebut kemungkinan sebagai salah satu pertemuan puncak para pemimpin paling penting dalam sejarah NATO, yang dijadwalkan berlangsung pada Juli di Ankara.
Ia mengatakan, Presiden AS Donald Trump merasa kecewa dengan respons sejumlah sekutu NATO terhadap operasi militer AS di Timur Tengah.
“Semua itu terdokumentasi dengan baik. Itu harus dibahas. Itu tidak akan langsung diselesaikan. Itu akan dibahas hari ini, dan itu merupakan sesuatu yang perlu didiskusikan di tingkat para pemimpin,” kata Rubio.
Sebelumnya, Trump mengatakan, ia serius mempertimbangkan untuk menarik Amerika Serikat dari NATO setelah para sekutu menolak bergabung dalam perang AS-Israel melawan Iran.
Ia menyatakan tidak lagi memandang Eropa sebagai mitra pertahanan yang dapat diandalkan setelah negara-negara Eropa menolak seruannya untuk mengirim kapal perang ke jalur perairan strategis tersebut.
Sumber: Antara

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







