Prajurit Marinir Gugur dalam Latihan Penanggulangan Teror Denjaka
BeritaNasional.com - Seorang prajurit dari Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL), Pratu Mar Zalendra Ferdika gugur saat menjalani pendidikan Penanggulangan Teror Aspek Laut (PTAL) Angkatan XVIII pada Rabu (20/5/2026).
Kadispen Kodiklatal Kolonel Mar Nikodemus Balla menyatakan pihaknya akan mengevaluasi kejadian yang dialami prajurit dalam pendidikan untuk masuk pasukan elite Detasemen Jalamangkara (Denjaka).
“Setelah kejadian, unsur terkait segera melaksanakan langkah-langkah penanganan dan evakuasi sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Nikodemus dalam keteranganya yang diterima pada Minggu (24/5/2026).
Meski begitu, Nikodemus menyatakan pihaknya masih fokus melaksanakan proses pendampingan kepada keluarga korban, pemulangan jenazah, serta pengurusan hak-hak personel sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saat ini, fokus utama dan paling mendasar bagi TNI AL adalah memberikan penghormatan terakhir yang layak serta pendampingan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan,” tuturnya.
“TNI Angkatan Laut memastikan seluruh proses pemulangan jenazah hingga pemakaman akan dikawal dengan baik. Serta menjamin pemenuhan seluruh hak-hak kedinasan almarhum secara cepat dan transparan,” tambahnya.
Di tengah suasana duka ini, Nikodemus berharap seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang publik tetap kondusif dengan tidak menyebarkan dokumentasi visual terkait informasi yang belum terverifikasi (spekulasi).
“Mari, kita berikan penghormatan terbaik kepada para almarhum serta ruang ketenangan bagi keluarga yang sedang berkabung,” tuturnya.
Atas pengertiannya, Nikodemus turut mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak atas doa, perhatian, dan pengertian yang diberikan seluruh masyarakat.
“Semoga darma bakti dan pengabdian luhur Almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Segala perkembangan informasi resmi terkait peristiwa ini akan disampaikan secara berkala,” terangnya.
Diketahui, pasukan Detasemen Jalamangkara (Denjaka) adalah satuan khusus antiteror aspek laut yang berada di bawah Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Satuan superelite ini merupakan gabungan dari prajurit terbaik Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib). Dengan semboyan "Satya Wira Dharma" (Berani, Benar, dan Berhasil), Denjaka mengemban misi khusus dengan mobilitas, kecepatan, dan kerahasiaan tertinggi.
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 21 jam yang lalu







