France-Indonesia Business Council Lahir, Kantongi Kesepakatan USD 3,5 Miliar

Oleh: Lydia Fransisca
Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) saat berpidato di Istana Elysee, Paris, Prancis. (Foto/YouTube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) saat berpidato di Istana Elysee, Paris, Prancis. (Foto/YouTube Setpres)

BeritaNasional.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengatakan peluncuran France-Indonesia High Level Business Council menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar di sektor ketahanan energi, perdagangan, dan pertahanan.

Adapun dewan bisnis tersebut diluncurkan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Kamis (28/5/2026) di Paris.

Rosan menyebut pembentukan forum bisnis tersebut menjadi langkah untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis serta mendorong realisasi investasi dan perdagangan kedua negara.

“Pembentukan France-Indonesia High Level Business Council merupakan tonggak penting dalam memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara,” kata Rosan dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).

Rosan menjelaskan forum tersebut mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan terkemuka dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai USD 1,3 triliun.

Dewan bisnis itu dipimpin Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, bersama Chair France-Indonesia Business Council MEDEF International sekaligus CEO Danone, Antoine de Saint-Affrique.

Rosan berujar kesepakatan yang tercapai menunjukkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha Prancis terhadap Indonesia.

“Kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap Indonesia terus meningkat,” ujar Rosan.

Menurut dia, dewan bisnis tersebut juga akan mengawal pelaksanaan berbagai komitmen investasi yang telah disepakati kedua negara sebelumnya.

Pada kunjungan Presiden Macron ke Indonesia pada Mei 2025, tercatat 27 nota kesepahaman (MoU) dengan nilai lebih dari USD 11 miliar yang ditandatangani.

“Yang tidak kalah penting adalah memastikan seluruh komitmen tersebut dapat direalisasikan,” tambah Rosan.

Dewan Bisnis Indonesia-Prancis pun menargetkan peningkatan nilai perdagangan kedua negara hingga tiga kali lipat pada 2035 melalui penguatan kerja sama ekonomi dan investasi di berbagai sektor strategis.

“Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing kedua negara di tengah dinamika ekonomi global,” tandasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: