Jelang Libur Sekolah, Menpar Tinjau Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu

Oleh: Kiswondari
Minggu, 31 Mei 2026 | 13:36 WIB
Menpar Widiyanti Putri Wardhana cek kesiapan Candi Prambanan jelang libur sekolah. (BeritaNasional/Kemenpar)
Menpar Widiyanti Putri Wardhana cek kesiapan Candi Prambanan jelang libur sekolah. (BeritaNasional/Kemenpar)

BeritaNasional.com - Jelang libur sekolah, Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melakukan peninjauan langsung kesiapan fasilitas pelayanan publik dan destinasi wisata seperti Candi Prambanan dan Stasiun Tugu di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (30/5/2026).

Menpar menegaskan, kunjungan ini dilakukan guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran layanan bagi wisatawan maupun pengguna jasa transportasi menjelang periode libur sekolah.

“Saya melihat langsung kondisi di dua titik ini. Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari sektor transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, hingga layanan pendukung lainnya, agar masyarakat mendapatkan pengalaman berwisata yang optimal,” kata Widiyanti di sela-sela kunjungannya, yang dikutip melalui laman resmi, Minggu (31/5/2026).

Menpar mengawali kunjungannya dengan meninjau kawasan Candi Prambanan, salah satu kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang menjadi ikon pariwisata nasional. Setibanya di lokasi, ia meninjau sejumlah titik layanan utama, di antaranya loket wisatawan nusantara (wisnus) dan loket wisatawan mancanegara (wisman), untuk memastikan proses pembelian tiket berlangsung cepat, tertib, dan efisien.

Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana di kawasan Candi Prambanan terpantau kondusif dan ramai dikunjungi wisatawan. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pergerakan wisatawan menjelang musim liburan sekolah.

Menpar juga meninjau titik penjemputan buggy yang disediakan untuk memudahkan mobilitas pengunjung di kawasan candi. Selain itu, Menpar mengunjungi Museum Candi Prambanan dan Lapangan Brahma yang akan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan rangkaian Wonderful Indonesia Gourmet (WIG) 2026.

Selanjutnya, Menpar juga meninjau Stasiun Tugu Yogyakarta yang berada di pusat Kota Yogyakarta. Stasiun ini merupakan simpul transportasi kereta api yang menghubungkan Yogyakarta dengan berbagai kota besar di Pulau Jawa sekaligus menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat Yogyakarta.

Jelang libur sekolah, kawasan Stasiun Tugu tampak ramai oleh wisatawan dan pengguna jasa kereta api. Di lokasi ini, Menpar meninjau berbagai fasilitas layanan, termasuk sistem face recognition di pintu masuk stasiun yang berfungsi mempercepat proses boarding penumpang.

Selain itu, Menpar juga mengecek berbagai fasilitas pelayanan publik, seperti stasiun pengisian ulang air minum gratis, layanan penitipan barang, layanan penanganan barang hilang (lost and found), area bermain anak (playground), klinik kesehatan, hingga ruang laktasi.

Widiyanti juga turut mengapresiasi kehadiran etalase produk UMKM lokal yang difasilitasi KAI Wisata sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan transportasi.

“Kami mengapresiasi kesiapan PT Taman Wisata Candi (TWC) dan PT KAI Daop 6 yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” ucap Menpar.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur sekolah nanti, kata dia, KAI telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain penambahan armada kereta api, optimalisasi rangkaian kereta, serta penambahan petugas layanan di berbagai titik operasional.

Optimalisasi layanan tersebut tercermin pada penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026, di mana KAI berhasil melayani lebih dari 5 juta penumpang atau meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Capaian tersebut menunjukkan komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang semakin andal sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

Dalam menyambut libur sekolah, Kemenpar juga mendorong masyarakat untuk menikmati perjalanan wisata di dalam negeri melalui kampanye “Liburan Cara Baru”.  Kampanye ini menawarkan berbagai pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga masa kini, mulai dari short escape, wisata edukasi anak, perjalanan darat antarkota, eksplorasi desa wisata, hingga pengalaman budaya dan kuliner lokal.

Untuk memudahkan perencanaan perjalanan, Kemenpar juga menghadirkan MaIA, platform digital berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.travel yang membantu masyarakat menemukan inspirasi destinasi, rekomendasi agenda perjalanan, serta berbagai ide wisata yang sesuai dengan minat dan kebutuhan keluarga.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: