Fadia/Tiwi Dijegal Wakil Jepang, Rachel/Febi Amankan Tiket Semifinal Indonesia Open 2026

Oleh: Tarmizi Hamdi
Jumat, 05 Juni 2026 | 22:54 WIB
Fadia/Tiwi Terjegal Wakil Jepang, Rachel/Febi Amankan Tiket Semifinal Indonesia Open 2026. (Foto/doc. Indonesia Open 2026)
Fadia/Tiwi Terjegal Wakil Jepang, Rachel/Febi Amankan Tiket Semifinal Indonesia Open 2026. (Foto/doc. Indonesia Open 2026)

BeritaNasional.com - Langkah pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi terpaksa terhenti di babak perempat final setelah ditumbangkan oleh wakil Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, lewat pertarungan tiga game dengan skor 21-13, 12-21, dan 13-21 pada Jumat (5/6/2026).

Fadia/Tiwi sebenarnya sempat membuka harapan setelah tampil dominan dan mengamankan game pertama. 

Namun, memasuki game kedua dan ketiga, mereka justru kesulitan mengantisipasi perubahan strategi yang diterapkan oleh pasangan peringkat atas dunia tersebut. Meski harus menelan kekalahan, Tiwi merasa performa mereka menunjukkan grafik yang positif.

“Hari ini walaupun kalah tapi setidaknya kami sudah improve dari pertemuan terakhir,” kata Tiwi saat konferensi pers selepas laga di Istora Senayan, Jakarta, Jumat.

Fadia menambahkan kelengahan mereka dalam meladeni perubahan taktik lawan menjadi bumerang utama dalam pertandingan hari ini.

“Pasangan Jepang mengubah pola permainan di game kedua, karena mereka nggak mau main menyerang seperti yang kami terapkan. Jadi kami lebih banyak bermain reli dan kami kurang sabar,” ungkap Fadia.

Jadikan Kekalahan Sebagai Batu Loncatan

Secara teknis, Fadia/Tiwi kini merasa chemistry dan pemahaman mereka di lapangan semakin matang. Mereka tidak lagi meraba-raba gaya bermain, melainkan fokus memantapkan identitas bertanding untuk meningkatkan rasa percaya diri.

“Semakin hari kami semakin tahu pola permainan. Bukan mencari-cari lagi, tapi kami mau membentuk, membentuk diri kami berdua. Sebenarnya kurang puas sih dengan hasil hari ini, tapi kami selalu bersyukur, ini jadi batu loncatan juga buat kami. Masih ada pasangan-pasangan di top level yang harus kami kalahkan, terutama mereka (Fukushima/Matsumoto), karena sudah dua kali bertemu dan kami kalah,” jelas Fadia.

Ketika dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kekuatan utama Fukushima/Matsumoto pada laga kali ini, Fadia menyoroti faktor ketenangan lawan.

“Lawan lebih sabar, dari tempo mainnya. Setelah kami sudah lengah, mereka langsung ubah pola buat dicepetin,” jawab Fadia.

Sektor ganda putri Indonesia sejatinya tampil menjanjikan dengan mengirimkan tiga wakil sekaligus di babak perempat final turnamen level Super 1000 ini. Selain Fadia/Tiwi, ada pula Ana/Trias dan Rachel/Febi. Fadia menilai persaingan sehat di pelatnas justru menjadi bahan bakar utama kebangkitan ganda putri.

“Rasa percaya diri kami semakin meningkat. Kami bersaing dengan sesama tim ganda putri. Sekarang ada tiga pasangan yang saling tarik, saling support, ini bentuk kekompakan ganda putri, hasilnya seperti ini. Semoga saja ganda putri Indonesia terus melaju,” tutur Fadia optimis.

Indonesia sendiri dipastikan tetap memiliki wakil di babak empat besar besok. Kepastian itu diraih oleh Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang memenangi duel perang saudara melawan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Sempat tersungkur di game pertama, Rachel/Febi bangkit dan mengunci kemenangan dengan skor akhir 8-21, 21-15, dan 21-11.

Tantangan berat pun sudah menanti Rachel/Febi di babak semifinal besok Sabtu. Mereka dijadwalkan menantang ganda putri unggulan pertama asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: