Angklung Bukan Sekedar Alat Musik, Simbol Kebersamaan

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Minggu, 07 Juni 2026 | 23:30 WIB
Angklung bukan sekedar alat musik (Foto/Pixabay)
Angklung bukan sekedar alat musik (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Sebanyak 500 musisi memeriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka melestarikan warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO di Balai Kota Bandung.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain mengatakan, angklung itu bukan hanya sekedar alat musik. "Namun angklung ini sudah menjadi simbol kebersamaan. Angklung punya nilai gotong royong, toleransi, dan harmoni," katanya.

“Lewat kegiatan ini, kita ingin menunjukkan kepada Indonesia, juga dunia bahwa Bandung bukan hanya kota kreatif, kota pendidikan, atau kota wisata. Bandung itu merupakan kota yang selalu menjaga kelestarian budayanya," ujar Iskandar.

Menurutnya, filosofi angklung mengajarkan sejatinya perbedaan bisa jadi kekuatan luar biasa  saat dipadukan dalam kebersamaan.

"Makanya warisan budaya termasuk angklung harus terus hidup, dimainkan, dipelajari. Angklung harus dilestarikan dari generasi ke generasi," ujarnya.

“Dengan berbagai nilainya, angklung mengajarkan sejatinya perbedaan bukan untuk dipertentangkan. Namun dengan perbedaan bisa dipersatukan menjadi sebuah kekuatan,” tambahnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa mengatakan, Bandung Kota Angklung Festival 2026 ini memasuki tahun kelima sejak dideklarasikan.

Festival angklung tahun ini didahului rangkaian Road to Bandung Kota Angklung Festival yang berlangsung sepanjang Mei 2026 di lima pusat perbelanjaan, yakni Bandung Indah Plaza, Cihampelas Walk, The Botanica Mall Bandung, Summarecon Mall Bandung, dan Festival Citylink.

“Sebanyak 57 grup angklung berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut. Jumlah pengunjung yang datang  1.000 orang,” katanya.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: