Terus Diserang AS-Israel, Iran Akhirnya Membela Diri

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Senin, 08 Juni 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi perang Iran vs AS (Foto/Copilot AI)
Ilustrasi perang Iran vs AS (Foto/Copilot AI)

BeritaNasional.com - Kedutaan Besar Iran di Indonesia menyampaikan, menyusul pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata tanggal 8 April 2026 serta berlanjutnya tindakan agresi rezim Zionis israel terhadap Lebanon dan Iran, termasuk melalui kerja sama dengan militer Amerika Serikat dalam serangan selama dua pekan terakhir terhadap kapal-kapal dan berbagai sasaran Iran di wilayah selatan, serta keterlibatannya bersama Amerika Serikat dalam aksi perompakan maritim terhadap bangsa Iran, Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran pada Minggu malam, 7 Juni 2026 telah menyerang sejumlah sasaran militer di wilayah utara Palestina yang diduduki.

"Penyerangan ini, sesuai dengan pelaksanaan hak inheren untuk membela diri sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata keterangan dari Kedutaan Besar Iran di Indonesia.

Kedutaan Besar Iran menegaskan, tekad kuat bangsa Iran untuk mempertahankan keamanan dan kepentingan nasionalnya secara tegas di mana pun diperlukan, mengingatkan bahwa gencatan senjata di Lebanon merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesepakatan gencatan senjata tanggal 8 April 2026. 

Oleh karena itu, Pemerintah Amerika Serikat memikul tanggung jawab langsung atas berbagai pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh rezim Zionis beserta segala konsekuensi yang timbul darinya, termasuk setiap eskalasi ketegangan di kawasan. 

Kedutaan Besar Iran menegaskan, setiap tindakan provokatif dan petualangan agresif yang dilakukan oleh rezim Zionis terhadap Lebanon maupun Republik Islam Iran akan dihadapi dengan respons yang tegas, menyeluruh, dan menghancurkan dari Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran. sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: