Masalah Sabuk Pengaman, Hyundai Australia Recall Ribuan Unit Palisade
BeritaNasional.com - Hyundai Australia dikabarkan melakukan penarikan kembali (recall) terhadap 1.083 unit SUV premium Palisade model 2025 menyusul risiko masalah pada sistem peringatan sabuk pengaman di kursi baris ketiga sisi kiri.
Mengutip pemberitahuan recall yang disampaikan kepada otoritas transportasi Australia, masalah sistem tersebut dapat menyebabkan kendaraan gagal mendeteksi apakah sabuk pengaman telah terpasang dengan benar.
Dilaporkan Drive pada Selasa (9/6/2026), unit yang terdampak merupakan Hyundai Palisade generasi saat ini berkode LX3 yang diproduksi sebagai model tahun 2025.
Meskipun, sebagian kendaraan kemungkinan baru dipasarkan pada periode berikutnya.
Berdasarkan dokumen resmi penarikan tersebut, kerusakan diidentifikasi bersumber dari proses perakitan yang tidak sempurna pada kabel internal (wiring harness) di pengunci (buckle) sabuk pengaman kursi baris ketiga sisi kiri.
“Akibat perakitan yang tidak tepat, kabel internal pada buckle sabuk pengaman kursi baris ketiga kiri dapat mengalami kerusakan. Kondisi ini berpotensi menghambat sistem kendaraan dalam mendeteksi apakah sabuk pengaman telah terkunci dengan benar,” demikian isi pemberitahuan tersebut yang dikutip dari Antara pada Rabu (10/6/2026).
Pihak pabrikan memperingatkan bahwa jika terjadi kecelakaan atau pengereman mendadak ketika sabuk pengaman tidak terpasang dengan benar, risiko cedera serius hingga kematian bagi penumpang dapat meningkat.
Sebagai langkah antisipasi mandiri sebelum perbaikan resmi, Hyundai mengimbau pemilik kendaraan untuk memastikan lidah sabuk pengaman (seatbelt tongue) telah masuk sepenuhnya dan terkunci dengan baik pada buckle saat menggunakan kursi baris ketiga.
Berdasarkan data yang dihimpun, pemberitahuan penarikan kembali tersebut diterbitkan pada 5 Juni 2026 dan melibatkan total 1.083 kendaraan.
Langkah recall terbaru ini dipastikan tidak berkaitan dengan kampanye penarikan sebelumnya yang menyangkut masalah perangkat lunak pada mekanisme pelipatan kursi elektrik baris kedua dan ketiga. Pada kasus terdahulu, sistem disebut berpotensi gagal mendeteksi adanya benda saat kursi sedang dilipat.
Sumber: Antara
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu







