IHSG Dibuka Melemah, Berpotensi Bergerak Volatil

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Kamis, 11 Juni 2026 | 09:46 WIB
Ilustrasi IHSG dan BEI. (BeritaNaisonal/IDX)
Ilustrasi IHSG dan BEI. (BeritaNaisonal/IDX)

BeritaNasional.com -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 3,11 poin atau 0,05% ke posisi 5.899,27. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,83 poin atau 0,14% ke posisi 590,31. IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini dilaporkan berpotensi bergerak volatil (tidak stabil) seiring peningkatan tensi di kawasan Timur Tengah.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata ditulis Antara menyampaikan Sentimen pasar tetap didominasi perkembangan di Timur Tengah.

"Sentimen pasar tetap didominasi perkembangan di Timur Tengah, setelah CENTCOM mengumumkan gelombang baru serangan terhadap Iran atas instruksi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald ​​​​​​ Trump," ujarnya, Kamis (11/6/2026)

Trump kembali memperingatkan Iran akan "membayar harga", apabila terus menunda kesepakatan damai. Sedangkan Iran menegaskan akan membalas setiap ancaman maupun serangan yang diterimanya.

Konflik kini masuk bulan keempat, meningkatkan kembali kekhawatiran terhadap pasokan energi global.

Ketidakpastian tetap tinggi karena Selat Hormuz yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dunia masih menjadi titik utama risiko energi global.

Selain itu, Trump mengklaim AS telah menjalankan "misi rahasia" untuk membantu lebih dari 200 kapal komersial melewati Selat Hormuz dan mengalirkan lebih dari 100 juta barel minyak ke pasar global.

Namun demikian, klaim tersebut dibantah oleh Menteri Energi AS Chris Wright, yang mengaku tidak mengetahui operasi tersebut. (Antara)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: