Ibu dan Anak Nyaris Jadi Korban Molotov di Koja Jakut, Pelaku Diduga 4 Orang Kabur

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 23 Juni 2026 | 10:40 WIB
Ibu dan Anak Nyaris Jadi Korban Molotov di Koja Jakut. (Foto/instagram sekitaran_jakut)
Ibu dan Anak Nyaris Jadi Korban Molotov di Koja Jakut. (Foto/instagram sekitaran_jakut)

BeritaNasional.com - Warga kawasan pemukiman padat penduduk wilayah Koja Jakarta Utara dibuat kaget dengan aksi pelemparan bom molotov menyasar seorang ibu yang tengah membonceng anaknya pada Senin (22/6/2026) pagi 

Dikutip lewat akun Instagram @sekitaran_jakut, dari video CCTV terlihat seorang ibu yang mengendarai motor membonceng anaknya melintas di sebuah gang sempit padat penduduk.

Saat melintas, tampak empat pria sedang duduk dan mengobrol di pelataran rumah. Tak lama setelah si ibu melintas, bom molotov dilempar seseorang nyaris mengenai sepeda motor yang dikendarai si ibu.

“Alhamdulillah kobaran api dari b*m molotov tidak sampai membesar dan menyambar ke kendaraan dan rumah warga. Pelaku langsung kabur dan setelah melakukan penyerangan dan tidak berhasil dikejar oleh warga,” tulis akun tersebut.

Atas kejadian ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan kejadian terjadi sekira pukul 09.00 WIB di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

"Saat kejadian, korban seorang perempuan sedang melintas menggunakan sepeda motor menuju pasar. Kemudian terkena dampak pelemparan tersebut hingga bagian dashboard sepeda motornya terbakar," ujar Budi saat dihubungi awak media, Selasa (23/6/2025).

Dari laporan yang diterima, Budi mengatakan saat ini polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga berjumlah empat orang. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

“Dari rekaman CCTV, pelaku diduga berjumlah sekitar empat orang. Polsek Koja telah melakukan cek TKP, mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dan pecahan botol molotov, serta mengarahkan korban membuat laporan polisi,” katanya.

Berdasarkan rekaman CCTV dan barang bukti yang berhasil diamankan, Budi mengatakan jajaranya polisi setempat masih memburu dan mendalami motif di balik aksi pelemparan bom molotov tersebut.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: