Prabowo Cerita Pernah Tolak Impor Beras saat Menghadap Aburizal Bakrie

Oleh: Lydia Fransisca
Rabu, 24 Juni 2026 | 14:19 WIB
Presiden Prabowo Subianto (dua dari kanan). (Foto/BPMI)
Presiden Prabowo Subianto (dua dari kanan). (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya pernah bertemu dengan Aburizal Bakrie untuk menolak impor beras.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Prabowo mengatakan, kala itu, dirinya merupakan ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), sedangkan Aburizal menjabat menteri koordinator (Menko) perekonomian.

"Waktu itu, pemerintah mau impor beras. Saya sebagai ketua umum HKTI, saya menghadap dan saya mengimbau janganlah mengimpor beras. Apalagi impor beras pada saat petani mau panen raya. Hancur harga untuk petani. Petani kita tidak bisa untung, tidak kembali modal," kata Prabowo.

Meski demikian, saat itu, banyak para pakar dan penasihat Aburizal menyudutkan para petani.

Menurut Prabowo, penasihat Aburizal dan para pakar justru menyebut petani Indonesia tidak efisien sehingga lebih baik membeli beras dari Vietnam.

"Waktu itu, banyak pakar yang pintar-pintar, tapi sekarang masih menganggap dirinya pintar, mengatakan, untuk apa kita membela petani Indonesia? Ini kata-kata beliau, bukan Pak Abu Rizal Bakrie. Tapi, salah satu penasihatnya. Petani Indonesia tidak efisien. Itu kata beliau," ujar Prabowo.

"Kalau petani Vietnam lebih efisien, lebih baik kita beli beras dari Vietnam. Itu pandangan orang-orang pintar itu, saudara-saudara," tambahnya.

Mendengar hal tersebut, Presiden sangat kaget dan sedih. Ketua umum Partai Gerindra ini menilai mereka tak mengerti arti bernegara.

"Saya kaget. Saya kaget dan saya sedih. Saya mengatakan dalam hati saya, ini salah besar. Ini tidak mengerti apa arti negara, tidak mengerti apa arti bernegara, tidak mengerti kenapa kita mau merdeka," tandas Prabowo.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: