Curhat Banyak Alat Rusak, Basarnas Minta Tambahan Anggaran Rp1,61 T ke DPR
BeritaNasional.com - Dalam rapat dengan Komisi V DPR RI, Basarnas mengajukan penambahan anggaran belanja modal senilai Rp1,61 triliun untuk anggaran 2027 untuk kebutuhan mendesak, yakni mengganti dan meremajakan alat utama operasional yang telah mengalami kerusakan.
Sekretaris Utama Basarnas Abdul Haris menjelaskan, tambahan anggaran ini bersifat sangat mendesak, demi menjamin kelancaran fungsi sarana, prasarana, serta sistem komunikasi SAR nasional.
"Tambahan anggaran sebesar Rp1,61 triliun ini menjadi prioritas utama fungsional instansi untuk melakukan pengadaan baru maupun penggantian infrastruktur SAR yang saat ini kondisinya sudah banyak yang rusak di berbagai wilayah," kata dia Haris dalam rapat di Ruang Rapat Komisi V DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Haris menjelaskan, selain kebutuhan vital pada sektor belanja modal, Basarnas juga sedang memperjuangkan adanya alokasi khusus berupa Dana Siap Pakai (DSP) yang diperuntukkan bagi keperluan penanganan darurat di lapangan.
Pengajuan dana siap pakai fungsional ini diproyeksikan menyerap anggaran penambahan sebesar Rp85,90 miliar, yang secara spesifik akan dikonsentrasikan untuk membiayai operasional pada klaster tindakan awal operasi penyelamatan jemaah maupun masyarakat.
"Pelaksanaan operasi SAR merupakan bagian dari inti bisnis Basarnas dalam memberikan pelayanan kedaruratan. Oleh karena itu, dukungan dana siap pakai ini sangat dibutuhkan agar respons tim di lapangan bisa bergerak cepat," terangnya.
Soal wacana regulasi pemenuhan DSP itu, Basarnas mengonfirmasi telah melakukan koordinasi taktis dan menghadap langsung kepada Deputi Bidang Sarana dan Prasarana/Infrastruktur Bappenas pada awal pekan ini.
Langkah pengajuan tambahan belanja modal dan dana operasi awal ini melengkapi rangkaian usulan pemenuhan kekurangan anggaran (backlog) Basarnas, guna menyiasati ketatnya pagu indikatif 2027 yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp1,25 triliun.
"Kemarin, kami hari Senin juga menghadap ke Deputi Prasarana atau Deputi Infrastruktur Bappenas, kami sampaikan terkait dengan sistem SAR nasional dan juga perlunya Basarnas mendapatkan dana siap pakai untuk kaitannya dengan tindak awal operasi ini. Mohon perhatian dan dukungan para pimpinan serta seluruh Anggota Komisi V DPR RI kepada Basarnas, terima kasih," terang Haris.
Sumber: Antara
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







