Prabowo Instruksikan Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul untuk Percepat Industrialisasi Nasional

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Kamis, 25 Juni 2026 | 20:35 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto (Foto/Setpres)
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto (Foto/Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 25 Juni 2026. 

Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan arahan terkait percepatan pengembangan sejumlah sektor industri strategis nasional.

Dalam keterangannya usai pertemuan, Menteri Brian menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan akselerasi pengembangan sejumlah bidang industri nasional mulai dari farmasi hingga otomotif. “Banyak program mulai dari farmasi, pengembangan industri farmasi, pengembangan mobil nasional, motor nasional, dan lain-lain ya, program-program hilirisasi itu bisa dipercepat,” ujar Menteri Brian.

Sejalan dengan target percepatan tersebut, Menteri Brian menjelaskan bahwa pemerintah juga memberikan perhatian pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang akan mendukung pengembangan industri nasional. Menurutnya, Presiden menginstruksikan agar perguruan tinggi dalam negeri mampu menghasilkan lulusan dengan kualitas dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan bidang strategis yang tengah dikembangkan.

“Kami diminta memastikan SDM-SDM, lulusan-lulusan perguruan tinggi kita tuh nantinya betul-betul bisa memenuhi, bisa memenuhi kebutuhan SDM untuk pengembangan industrialisasi yang memang tidak sedikit itu kan. Yang mulai dari mineral kemudian ada aquaculture, aquafarming juga banyak, kemudian hilirisasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Menteri Brian menegaskan bahwa ketersediaan SDM yang kompeten harus berjalan seiring dengan percepatan pengembangan industri. Karena itu, jajarannya akan memetakan dan menghitung kebutuhan tenaga ahli agar tidak terjadi kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi lulusan perguruan tinggi.

“Misalkan kita butuh banyak tenaga ahli kelistrikan, ternyata lulusannya nggak sesuai. Jadi kita diminta menghitung itu, memastikan ini bisa memenuhi industrialisasi yang baik,” pungkasnya.

Arahan Presiden Prabowo tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun ekosistem industrialisasi nasional yang tidak hanya bertumpu pada investasi dan teknologi, tetapi juga didukung oleh SDM unggul, terampil, dan siap bersaing guna mewujudkan transformasi ekonomi Indonesia menuju negara maju.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: