7 Fakta Menarik Fase Grup Piala Dunia 2026: Rekor Messi hingga Kebangkitan Tim Afrika

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 28 Juni 2026 | 07:03 WIB
Skuad Timnas Pantai Gading di Piala Dunia 2026. (Foto/FIFA)
Skuad Timnas Pantai Gading di Piala Dunia 2026. (Foto/FIFA)

BeritaNasional.com - Piala Dunia 2026 langsung menyuguhkan persaingan sengit sejak dimulai pada 11 Juni. Format baru dengan 48 peserta membuat lebih banyak kejutan tercipta, sementara tim-tim unggulan tetap menunjukkan dominasinya di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Tak hanya menyajikan pertandingan menarik, fase grup juga diwarnai lahirnya sejumlah rekor dan penampilan impresif para bintang dunia. Berikut tujuh sorotan yang paling mencuri perhatian.

1. Messi Ukir Sejarah Baru

Lionel Messi kembali membuktikan kelasnya. Kapten Argentina itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia setelah mengoleksi 18 gol.

Tiga gol ke gawang Aljazair membuatnya menyamai rekor Miroslav Klose, sebelum dua gol ke Austria mengantarkannya melewati catatan legenda Jerman tersebut sekaligus melampaui rekor Marta di Piala Dunia putri. Hingga fase grup berakhir, seluruh gol Argentina lahir dari kaki Messi.

2. Ronaldo Belum Kehabisan Magis

Di usia 41 tahun, Cristiano Ronaldo masih mampu tampil menentukan. Setelah Portugal tersendat di laga pembuka, sang kapten menjawab keraguan lewat dua gol dalam kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan.

Ronaldo pun menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Ia juga resmi menjadi pencetak gol terbanyak Portugal di ajang tersebut.

3. Debat GOAT Kembali Memanas

Persaingan Messi dan Ronaldo kembali menjadi pembicaraan sepanjang turnamen. Keduanya sama-sama memecahkan rekor baru di fase grup, sehingga perdebatan mengenai siapa pemain terbaik sepanjang masa kembali menghangat.

Bahkan, peluang keduanya bertemu di babak perempat final masih terbuka jika hasil fase gugur berjalan sesuai prediksi.

4. Para Bintang Tampil Sesuai Ekspektasi

Selain Messi dan Ronaldo, sejumlah nama besar juga tampil tajam. Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Erling Haaland, hingga Ousmane Dembele sama-sama menunjukkan ketajamannya dengan terus menambah koleksi gol.

Lamine Yamal pun tetap mampu memberi kontribusi penting untuk Spanyol meski sempat diganggu masalah kebugaran.

5. Kiper Ikut Jadi Penentu

Performa gemilang tak hanya datang dari lini depan. Sejumlah penjaga gawang tampil sebagai penyelamat timnya.

Eloy Room mencatat 15 penyelamatan saat Curacao menghadapi Ekuador, sementara Vozinha menjadi sosok penting di balik keberhasilan Tanjung Verde menahan Spanyol. Australia juga mendapat keuntungan dari penampilan solid Patrick Beach yang mencatat dua clean sheet.

6. Tuan Rumah Maksimalkan Dukungan Publik

Keuntungan bermain di kandang benar-benar dimanfaatkan tiga tuan rumah. Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada sama-sama berhasil lolos ke babak 32 besar.

Meksiko tampil sempurna sebagai juara grup, Amerika Serikat juga finis di posisi teratas, sedangkan Kanada mengamankan tiket fase gugur berkat keunggulan selisih gol.

7. Afrika Jadi Kuda Hitam

Negara-negara Afrika menjadi salah satu kekuatan paling mengejutkan di fase grup. Tujuh wakil sudah memastikan tempat di babak gugur, termasuk Pantai Gading dan Afrika Selatan yang mencatat sejarah baru.

Senegal juga mencuri perhatian lewat kemenangan 5-0 atas Irak, sedangkan debutan Tanjung Verde sukses melangkah ke fase gugur setelah menahan imbang Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: