Jokowi Mulai Safari Politik, PAN: PSI Kawan Seperjuangan, Bukan Ancaman

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 28 Juni 2026 | 11:47 WIB
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyapa warga pada acara Karnaval Gajah di Tulang Bawang Lampung. (BeritaNasional/Elvis/HO PSI)
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyapa warga pada acara Karnaval Gajah di Tulang Bawang Lampung. (BeritaNasional/Elvis/HO PSI)

BeritaNasional.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengapresiasi langkah Presiden ketujuh RI Joko Widodo alias Jokowi yang mulai melakukan safari politik bersama PSI.

Menurutnya, setiap partai harus terus melakukan konsolidasi di lapangan jika ingin lolos ke Senayan.

“Sudah menjadi tuntutan politik jika partai ingin masuk DPR dan lolos parliamentary threshold, maka para kadernya harus turun ke bawah melakukan konsolidasi dan berjuang terus dari titik ke titik,” katanya kepada wartawan, dikutip Minggu (28/6/2026).

“Apalagi tantangan ke depan di Pemilu 2029 semakin kompetitif, maka setiap partai mesti kerja keras,” imbuhnya.

PAN menilai tidak ada masalah dengan langkah PSI yang melakukan safari politik bersama Jokowi. Bahkan, PAN menyebut PSI bukan ancaman, melainkan kawan seperjuangan.

“PAN santai saja. PSI bukan ancaman bagi PAN. PSI adalah kawan seperjuangan bagi PAN,” kata Viva.

Sebelumnya, Presiden ketujuh RI Joko Widodo memulai agenda kunjungan ke Lampung pada Jumat (26/6/2026).

Berangkat dari Bandara Adi Soemarmo, Solo, menuju Lampung, Jokowi tampak mengenakan topi dan kemeja berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Jokowi mengatakan dirinya akan berada di Lampung selama tiga hari dengan sejumlah agenda yang telah disiapkan.

“Rundown acaranya sudah dibuat, baik dari relawan maupun dari PSI, semuanya sudah padat,” katanya, Jumat (26/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi mengaku akan menghadiri agenda PSI untuk memberikan motivasi kepada para kader partai yang dipimpin Kaesang Pangarep. Menurutnya, penguatan struktur partai menjadi hal penting sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.

“Kalau untuk PSI saya ingin memberikan motivasi, kemudian juga memberikan pesan tentang pentingnya struktur di PSI ini segera komplet, sehingga menjadi mesin politik yang besar,” jelasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: