Pangeran Harry dan 6 Selebriti Lainnya Kalah dalam Gugatan Privasi Lawan Associated Newspaper

Oleh: Kiswondari
Rabu, 08 Juli 2026 | 08:31 WIB
Pangeran Harry. (BeritaNasional/Instagram Prince Harry of England)
Pangeran Harry. (BeritaNasional/Instagram Prince Harry of England)

BeritaNasional.com - Pangeran Harry akhirnya kalah dalam gugatan kasus privasi melawan Associated Newspaper Limited. Dalam putusan yang dibacakan pada Selasa (7/7/2026), pengadilan London menolak semua klaim mereka setelah menemukan bahwa mereka gagal membuktikan tuduhan pengumpulan informasi yang melanggar hukum.

Melansir PEOPLE pada Rabu (8/7/2026), Pangeran Harry adalah salah satu dari tujuh tokoh terkenal, termasuk Elton John, Elizabeth Hurley, dan mantan istri Jude Law , Sadie Frost yang mengklaim bahwa publikasi ANL, Daily Mail dan Mail on Sunday, menerbitkan berita tentang mereka dengan informasi yang didapat secara ilegal, yang berlangsung sejak 1990-an hingga 2011.

Putusan ini menjadi kemunduran hukum yang signifikan bagi Duke Sussex, yang selama ini berjuang untuk meminta pertanggungjawaban pers tabloid Inggris sebagai misi utamanya dalam beberapa tahun terakhir.

Setelah persidangan selama 46 hari, Hakim Nicklin memutuskan bahwa Harry dan enam penggugat lainnya gagal membuktikan tuduhan mereka bahwa Associated Newspapers secara ilegal memperoleh informasi pribadi melalui metode seperti menyewa penyelidik swasta, "blagging" (memperoleh informasi dengan cara menipu), peretasan telepon, atau pembayaran suap.

Menurut Hakim, kecurigaan saja tidak cukup untuk menolak semua klaim tersebut, sementara bukti yang disampaikan tidak membuktikan bahwa artikel-artikel yang menjadi inti kasus tersebut merupakan hasil pengumpulan informasi yang melanggar hukum.

Atas putusan ini, Pangeran Harry tidak menunjukkan tanda-tanda kekecewaan atau frustrasi saat tiba di Chatham House di London, di mana ia tampak ceria meskipun kemungkinan ia baru mengetahui putusan tersebut beberapa menit sebelum memasuki ruangan.

Keputusan pengadilan ini menandai kesimpulan akhir dari serangkaian tuntutan hukum Harry terhadap pers Inggris dalam beberapa tahun terakhir, yang ia gambarkan sebagai praktik tabloid ilegal di pengadilan.

Harry dan istrinya, Meghan Markle sebelumnya menerima ganti rugi simbolis sebesar 1 poundsterling (setara 1,36 dolar AS) dari Mail on Sunday setelah berhasil memenangkan kasus hukumnya melawan surat kabar tersebut karena menerbitkan surat pribadi yang ia kirimkan kepada ayahnya, Thomas Markle, pada 2018.

Sebelum itu, Harry juga mencapai kesepakatan mengejutkan dengan penerbit The Sun, yang membayar sejumlah uang dalam jumlah delapan digit sebagai ganti rugi dan mengeluarkan permintaan maaf yang belum pernah terjadi sebelumnya, di aman The Sun mengakui tindakan yang melanggar hukum.

Pada Januari 2026, Pangeran Harry melakukan perjalanan ke London untuk memberikan kesaksian dalam kasus ANL, di mana ia menuduh tabloid Inggris terus menargetkannya dan membuat hidup Meghan "sangat sengsara".

“Dengan berdiri di sini dan mengambil sikap melawan mereka, hal ini terus menghantui saya,” kata Pangeran Harry saat itu, mengulangi dampak yang ditimbulkan kasus ini pada dirinya dan keluarganya.

“Dan mereka telah membuat hidup istri saya benar-benar sengsara, Yang Mulia,” ucap Harry.

“Sepanjang proses litigasi ini, situasinya malah semakin buruk, bukan membaik,” katanya kepada pengadilan tentang dampak pemberitaan media selama saga yang berlangsung bertahun-tahun ini.

“Sangat salah jika kita semua harus mengalami semua ini lagi. Yang dibutuhkan adalah permintaan maaf dan pertanggungjawaban. Ini pengalaman yang mengerikan,” ungkap Harry.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: