Kedatangan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Bakal Berlabuh di Lampung

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:12 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. (Foto/ist)
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. (Foto/ist)

BeritaNasional.com - TNI Angkatan Laut (AL) telah menyiapkan segala kebutuhan untuk menyambut kedatangan alutsista kapal induk pertama milik İndonesia hasil dari hibah Italia, yakni kapal induk Giuseppe Garibaldi.

Kadispenal, Laksamana Pertama TNI Tunggul menyebut Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) di Lampung telah disiapkan beserta sarana pendukung untuk menjadi tempat pertama bersandarnya kapal induk Giuseppe Garibaldi setibanya di İndonesia. 

”Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodir tempat labuh maupun bersandar dari (kapal induk Giuseppe) Garibaldi. Kalau labuh itu berlabuh jangkar berarti tidak membutuhkan dermaga. Tapi, kalau sandar itu berarti sandar di dermaga,” kata Tunggul kepada awak media dikutip Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, pembangunan fasilitas berlabuh dan sandarnya kapal induk Giuseppe Garibaldi di Lampung ditargetkan selesai sebelum kapal tiba di Indonesia.

”Ini terus berjalan, terus berjalan. Sehingga harapannya sebelum Garibaldi sampai di Indonesia semuanya sudah siap,” ujarnya. 

Sejalan dengan persiapan pelabuhan, Tunggul mengatakan TNI AL juga sudah mengirim prajurit ke Italia untuk pelatihan menjadi awak kapal induk sebelum pelaksanaan penyeberangan. 

“Setelah itu akan melaksanakan penyeberangan lintas laut dengan konsep Joint Crew. Jadi Joint Crew itu merupakan personel pengawak dimana sebagian dari personil TNI AL dan sebagian lagi dari personel Angkatan Laut Italia," kata dia.

"Kemudian setelah tiba di Indonesia akan dilaksanakan serah terima sampai dengan 100% pengawakan dari prajurit TNI Angkatan Laut,” tambahnya.

Sementara setelah tiba di İndonesia, Kapal Induk Giuseppe Garibaldi akan diganti nama menjadi KRI Gadjah Mada Atau KRI Panglima Soedirman. Namun kedua nama tersebut, belum bersifat final dan masih dalam pembahasan dari pemerintah.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: