Indonesia Dapat Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia, Kemhan: Tak Ada Feedback Spesifik

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 18 Februari 2026 | 12:46 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. (Foto/ist)
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. (Foto/ist)

BeritaNasional.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan hibah dari Pemerintah Italia terhadap kapal Induk Giuseppe Garibaldi dilakukan atas kerja sama pertahanan bilateral antar kedua negara.

“Skemanya hibah G2G (goverment to government) sebagai bagian dari kerja sama pertahanan bilateral,” kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi Beritanasional.com, Rabu (18/2/2026). 

Meski tidak dijelaskan kerja sama secara rinci, Rico memastikan tidak ada skema feedback secara spesifik yang diminta pemerintah Italia di luar mekanisme yang berlaku.

“Tidak ada skema feedback spesifik di luar mekanisme resmi yang berlaku,” terang Rico.

Di sisi lain, Rico mengatakan untuk saat ini Kemhan telah berkoordinasi dengan TNI selaku pengguna alutsista untuk mulai menyiapkan pembinaan calon awak kapal induk tersebut.

“Sementara pola penugasan dan kemungkinan keterlibatan matra lain masih dimatangkan oleh TNI AL sesuai kebutuhan operasi,” jelasnya.

Sedangkan terkait rencana kedatangan, Rico mengakui, sampai saat ini masih dalam pembahasan. Karena sebelum diterima İndonesia, masih bergantung kesiapan teknis kesiapan teknis kapal dan penyelesaian administrasi hibah.

“Termasuk proses dismantling peralatan tertentu oleh pihak Italia,” ucap dia.

Berdasarkan informasi dihimpun, kapal induk Giuseppe Garibaldi hasil pabrikan Galangan Kapal Monafalcone, Monfalcone (Gorizia) diperkirakan akan tiba di İndonesia sebelum HUT TNI pada 5 Oktober 2026. 

Kapal induk ini memiliki panjang 180 meter, lebar 33 meter, bobot 14 ribu ton, berbekal penggerak 4 turbin gas LM2500 dengan kecepatan maksimal 30 knot dengan daya jelajah selama 7.000 mil laut.

Selain itu, kapal ini juga mampu menampung sebanyak 830 prajurit mulai dari kru kapal, teknisi udara, dan staf komando. Dengan kapasitas 18 unit pesawat yang dapat diangkut Giuseppe Garibaldi.

Sementara untuk sistem persenjataan, kapal ini dilengkapi dengan empat sistem rudal permukaan-ke-permukaan jarak pendek Otomat Mk2 yang dipasang di buritan kapal (dilepas pada tahun 2003 untuk meningkatkan dek penerbangan dan komunikasi satelit) dan dua peluncur torpedo tiga tabung ILAS . 

Lalu untuk pertahanan disediakan dua peluncur SAM delapan sel yang menembakkan rudal SARH Aspide , dan tiga CIWS Oto Melara Twin 40L70 DARDO. Termasuk, memiliki beberapa tindakan pencegahan seperti dua peluncur SCLAR dua puluh laras untuk sekam, umpan, suar, atau pengacau, sistem anti-torpedo SLQ-25 Nixie dan SLAT, serta sistem ECM.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: