Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Statistik, Rekor dan Prediksi Juara

Oleh: Harits Tryan
Minggu, 19 Juli 2026 | 13:30 WIB
Pemain Spanyol Lamine Yamal (kiri) dan Kapten Timnas Argentina Lionel Messi (kanan). (Foto/FIFA)
Pemain Spanyol Lamine Yamal (kiri) dan Kapten Timnas Argentina Lionel Messi (kanan). (Foto/FIFA)

BeritaNasional.com - Final Piala Dunia FIFA 2026 akan mempertemukan dua tim terbaik dunia, Spanyol dan Argentina, di laga penutup turnamen yang berlangsung pada Senin (20/7/2026). Pertandingan ke-104 sekaligus terakhir di ajang empat tahunan itu diprediksi menjadi salah satu final paling bergengsi dalam sejarah sepak bola.

Laga ini mempertemukan tim peringkat pertama dan kedua dalam Ranking Dunia FIFA, yakni Argentina dan Spanyol. Ini menjadi kali pertama dua negara yang menempati dua posisi teratas ranking FIFA bertemu di Piala Dunia, termasuk di partai final.

Bagi Argentina, pertandingan ini menjadi kesempatan mempertahankan gelar yang diraih pada edisi 2022 sekaligus memburu trofi Piala Dunia keempat sepanjang sejarah setelah sukses pada 1978, 1986, dan 2022.

Jika mampu mengalahkan Spanyol, Lionel Messi dan kolega akan menjadi tim ketiga yang berhasil mempertahankan gelar juara Piala Dunia secara beruntun setelah Italia (1934 dan 1938) serta Brasil (1958 dan 1962).

Di sisi lain, Spanyol datang ke final dengan status juara bertahan Eropa dan berpeluang mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah keberhasilan mereka pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Final ini juga mencatat sejarah baru karena untuk pertama kalinya juara bertahan Copa America, Argentina, bertemu juara bertahan Piala Eropa, Spanyol, di partai puncak Piala Dunia.

Argentina Sempurna, Spanyol Kokoh Bertahan

Argentina tampil impresif sepanjang turnamen dengan menyapu bersih tujuh pertandingan. Albiceleste berpeluang menjadi tim pertama sejak Brasil pada Piala Dunia 2002 yang menjuarai turnamen dengan rekor kemenangan 100 persen.

Tak hanya itu, Argentina juga mengincar kemenangan ke-15 secara beruntun di semua pertandingan Piala Dunia, sebuah catatan yang akan menjadi rekor baru bagi negara asal Amerika Selatan.

Namun, Spanyol dinilai sebagai favorit untuk menjadi juara. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil sangat solid, terutama dalam aspek pertahanan.

Sepanjang Piala Dunia 2026, La Roja hanya memberikan peluang dengan nilai expected goals (xG) sebesar 0,31 per pertandingan, menjadi yang terendah di turnamen sekaligus salah satu yang terbaik sejak data tersebut mulai dicatat pada 1966.

Spanyol juga telah mencatatkan enam kali nirbobol selama turnamen, rekor terbanyak yang pernah dibukukan sebuah tim dalam satu edisi Piala Dunia.

Selain itu, Spanyol belum terkalahkan dalam 37 pertandingan di semua kompetisi sejak Maret 2024. Jika mampu menghindari kekalahan di final, mereka akan mencatat rekor tak terkalahkan terpanjang yang pernah dibuat negara Eropa.

Duel Messi vs Lamine Yamal

Salah satu sorotan utama final adalah pertemuan Lionel Messi dengan wonderkid Spanyol, Lamine Yamal.

Apabila keduanya tampil sejak menit pertama, final ini akan menjadi yang pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mempertemukan dua pemain inti dengan selisih usia lebih dari 20 tahun.

Messi, yang kini berusia 39 tahun, menjadi pemain non-kiper tertua yang tampil di final Piala Dunia. Kapten Argentina itu juga akan mencatatkan final Piala Dunia ketiganya setelah tampil pada 2014 dan 2022, menyamai rekor legenda Brasil, Cafu.

Sementara itu, Yamal yang baru berusia 19 tahun akan menjadi pemain termuda ketiga yang pernah tampil di final Piala Dunia setelah Pelé (1958) dan Giuseppe Bergomi (1982).

Kedua pemain juga menjadi raja dribel sepanjang Piala Dunia 2026. Messi telah mencatatkan 25 dribel sukses, terbanyak untuk pemain berusia di atas 30 tahun dalam sejarah turnamen. Adapun Yamal mengoleksi 22 dribel sukses, menyamai catatan Kylian Mbappé pada Piala Dunia 2018.

Di lini tengah Spanyol, Rodri juga menjadi pemain yang patut diperhatikan. Gelandang Manchester City itu telah mencatatkan 655 operan sukses, menjadi rekor terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia. Penampilan impresifnya membuat Rodri disebut sebagai kandidat kuat peraih Ballon d'Or apabila Spanyol keluar sebagai juara.

Rekor Pertemuan

Final nanti menjadi pertemuan kedua Spanyol dan Argentina di ajang Piala Dunia. Pada pertemuan pertama di fase grup Piala Dunia 1966, Argentina menang 2-1.

Namun, dalam empat pertemuan di abad ke-21, Spanyol lebih dominan dengan meraih tiga kemenangan. Salah satunya adalah kemenangan telak 6-1 pada laga uji coba Maret 2018, yang menjadi salah satu kekalahan terbesar Argentina dalam sejarah.

Spanyol Dijagokan

Superkomputer Opta menjadikan Spanyol sebagai favorit untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Berdasarkan 25.000 simulasi pra-pertandingan, Spanyol memiliki peluang 59,6 persen menjadi juara dunia, sedangkan Argentina memiliki peluang 40,4 persen mempertahankan gelarnya.

Untuk hasil dalam waktu normal, Opta memberikan peluang kemenangan Spanyol sebesar 45 persen, hasil imbang 29 persen, dan kemenangan Argentina dalam 90 menit sebesar 26 persen.

Dengan sejarah, rekor, serta kualitas dua tim terbaik dunia yang dipertaruhkan, final Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi panggung penentu siapa yang layak menyandang status penguasa sepak bola dunia.

Psinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: