SBY-Jokowi Jadi Penasihat Danantara, Pengamat: Prabowo Ingin Mengikutsertakan Mantan Presiden

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 27 Februari 2025 | 13:44 WIB
Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Danantara bersama mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Jokowi. (Foto/Setpres BPMI)
Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Danantara bersama mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Jokowi. (Foto/Setpres BPMI)

BeritaNasional.com - Pengamat politik Citra Institute Efriza menyoroti keterlibatan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi) di Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Seperti yang diketahui, SBY dan Jokowi merupakan Dewan Penasihat BPI Danantara.

Efriza mengatakan penunjukan SBY dan Jokowi sebagai penasehat menjadi tanda bahwa Prabowo ingin melibatkan para mantan kepala negara dalam program pemerintahan.

"Ini artinya memang keinginan yang diungkapkan oleh Pak Prabowo untuk mengikutsertakan mantan presiden dalam mengelola pemerintahan," kata Efriza dalam acara Dialog Berita Nasional Malam yang dikutip pada Kamis (27/2/2025).

Kemudian, Efriza juga menilai bahwa keterlibatan mereka untuk menunjukkan ke publik bahwa Prabowo akan melakukan keberlanjutan dari pemerintahan sebelumnya.

"Ternyata, keikutsertaan ini lebih bergengsi, yaitu bagaimana menciptakan pertumbuhan ekonomi. Artinya, keberlanjutan pemerintahan di era reformasi ini bisa terjaga," ujar Efriza.

"Dan, Presiden Prabowo menunjukkan bahwa kekompakan, kelanjutan pemerintahan, dan keinginan yang besar ini bukan sekadar buaian atau bualan semata," tandasnya.

 sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: