Jumat, 07 Maret 2025
JADWAL SALAT & IMSAKIAH
Imsak
00:00
Subuh
00:00
Zuhur
00:00
Ashar
00:00
Magrib
00:00
Isya
00:00

DPR Minta BMKG Maksimalkan Modifikasi Cuaca di Jabodetabek Antisipasi Bencana Banjir

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Kamis, 06 Maret 2025 | 21:00 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya (BeritaNasional/istimewa)
Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya (BeritaNasional/istimewa)

BeritaNasional.com -  Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memaksimalkan teknologi modifikasi cuaca dalam mengantisipasi potensi bencana banjir di wilayah Jabodetabek. 

Langkah ini dinilai krusial mengingat curah hujan yang meningkat signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Menurut anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini, BMKG harus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan stakeholder lainnya. 

Hal ini, untuk memaksimalkan teknologi modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas hujan yang berpotensi memicu banjir.

"Kami meminta modifikasi cuaca yang sudah dilaksanakan BMKG agar bisa ditingkatkan. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko bencana, terutama di wilayah Jabodetabek yang rawan genangan dan banjir saat musim hujan," ujar Danang dalam keterangannya, Kamis (6/3/2025).

Selain itu ia meminta pemerintah daerah di Jabodetabek untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim hujan. 

Ia menekankan pentingnya normalisasi sungai, pengerukan drainase, serta edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi bencana. Serta pengendalian alih fungsi lahan di daerah tangkapan hujan.

"Modifikasi cuaca hanyalah salah satu solusi. Pemerintah daerah juga harus bekerja cepat dalam menanggulangi titik-titik rawan banjir agar dampaknya bisa diminimalkan," tutupnya.

Sebagai informasi, Jabodetabek menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan banjir tinggi, terutama saat curah hujan ekstrem. 

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depansinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: