Pemprov DKI Mulai Relokasi Pedagang Barito, Dilakukan dengan Humanis

Oleh: Lydia Fransisca
Senin, 27 Oktober 2025 | 14:00 WIB
Pedagang Barito mulai direlokasi (Foto/Youtube Seamata)
Pedagang Barito mulai direlokasi (Foto/Youtube Seamata)

BeritaNasional.com - Pemprov DKI Jakarta resmi memulai penataan kawasan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan memindahkan para pedagang hewan dan kuliner ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung pada Senin (27/10/2025).

Langkah ini menjadi bagian dari rencana besar revitalisasi kawasan Barito yang akan disulap menjadi Taman Bendera Pusaka yang merupakan penggabungan Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser.

Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar mengatakan, proses relokasi dilakukan secara bertahap dengan pendampingan penuh dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan agar berjalan kondusif dan humanis.

"Kami terus mendampingi proses perpindahan pedagang dengan pendekatan yang humanis dan transparan. Sesuai arahan Pak Gubernur, kami pastikan seluruh pedagang terfasilitasi dengan baik hingga lokasi kios yang baru rampung,” kata Anwar, Senin (27/10/2025).

Menurut Anwar, hingga kini tercatat 25 pedagang telah terdaftar di lokasi baru. Pemprov DKI juga memberikan insentif berupa pembebasan biaya sewa kios selama enam bulan untuk membantu pedagang beradaptasi dengan lingkungan usaha baru.

"Biaya retribusi pedagang di lokasi tersebut berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000 per bulan. Namun, selama masa adaptasi, pedagang tidak akan dikenakan biaya untuk menyesuaikan dengan pola konsumen yang mereka harapkan,” ujar Anwar.

Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan skema prioritas bagi pedagang yang bersedia pindah lebih awal untuk mendapatkan lokasi kios dengan posisi strategis.

Penataan ini, lanjut Anwar, merupakan langkah strategis untuk mewujudkan kawasan kota yang lebih tertata, hijau, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan ruang usaha yang lebih layak dan sehat bagi pedagang.

Pemprov DKI pun berharap para pedagang dapat beradaptasi dengan baik dan memulai kembali aktivitas usaha mereka dengan semangat baru, sejalan dengan visi penataan kota yang ramah lingkungan dan berpihak pada ekonomi rakyat.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: