TNI Siapkan 20 Ribu Prajurit Khusus Kesehatan dan Konstruksi untuk Dikirim ke Gaza

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 16 November 2025 | 14:14 WIB
TNI siapkan 20 Ribu prajurit khusus kesehatan dan konstruksi untuk dikirim ke Gaza. (Foto/Puspen TNI)
TNI siapkan 20 Ribu prajurit khusus kesehatan dan konstruksi untuk dikirim ke Gaza. (Foto/Puspen TNI)

BeritaNasional.com - TNI kembali menyiapkan bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza Palestina, salah satunya persiapan pengiriman 20.000 prajurit yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam operasi kemanusiaan. Prajurit tersebut berasal dari satuan yang rutin menjalani pembinaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta misi PBB yang memiliki kemampuan dasar, interoperabilitas kesiapsiagaan logistik, dan operasi di berbagai medan.

“Angka 20.000 adalah kapasitas kekuatan TNI yang telah disiapkan dalam kerangka dukungan perdamaian dan kemanusiaan,” kata Kapuspen Mabes TNI, Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah kepada wartawan dikutip Minggu (16/11/2025).

Walaupun demikian, kata Freddy, untuk penunjukan nama batalyon tertentu masih menunggu mandat resmi PBB, keputusan pemerintah, serta struktur misi yang akan ditetapkan Dewan Keamanan PBB. Saat ini yang disiapkan adalah paket kemampuan dan kapabilitas, bukan satuan spesifik.

“Untuk misi Gaza, TNI menyiapkan kapabilitas inti kesehatan dan zeni konstruksi yang memang dibina untuk operasi kemanusiaan dan perdamaian,” jelasnya.

Selain itu, Freddy menjelaskan, turut disiapkan juga peralatan standar operasi kemanusiaan dan peacekeeping, seperti fasilitas rumah sakit lapangan, peralatan medis emergensi, ambulans, perlengkapan air bersih dan sanitasi, serta kemampuan konstruksi zeni termasuk alat berat dan sarana rekonstruksi. 

“Jenis dan jumlahnya akan disesuaikan kembali setelah mandat PBB dan kebutuhan lapangan ditetapkan,” terangnya.

“Untuk latihan khusus, TNI tetap menunggu mandat final, namun secara prinsip pasukan siap melaksanakan keputusan pemerintah secara profesional, proporsional, dan sesuai legal standing nasional dan internasional,” tambahnya. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: