Tak Ada Angin atau Hujan, Atap Gazebo Universitas Siliwangi Ambruk Menimpa 18 Mahasiswa

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 17 November 2025 | 10:40 WIB
Tak ada angin atau hujan, atap gazebo Universitas Siliwangi ambruk menimpa 18 mahasiswa. (Foto/CCTV FKIP Unsil)
Tak ada angin atau hujan, atap gazebo Universitas Siliwangi ambruk menimpa 18 mahasiswa. (Foto/CCTV FKIP Unsil)

BeritaNasional.com - Tak ada angin maupun hujan, sebanyak 18 mahasiswa dilaporkan jadi korban luka akibat ambruknya bangunan atap gazebo di gedung Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi (Unsil), Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) pada Minggu (16/11/2025) kemarin.

Kabar ini dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Hendra Rochmawan. Ia menyampaikan bahwa para korban tertimpa puing-puing reruntuhan dari bangunan tersebut.

"Korban 18, yang luka ringan 17 orang dan luka berat satu orang. Luka berat ini di bagian kepala, hidung, dan mulut," kata Hendra saat dikonfirmasi wartawan, Senin (17/11/2025).

Adapun kronologi kejadian, kata Hendra, berawal dari 20 mahasiswa FKIP Jurusan Bahasa Universitas Siliwangi Angkatan 2024 yang sedang melaksanakan latihan pentas teater untuk persiapan Ujian Akhir Semester (UAS).

Kemudian, tiba-tiba bangunan atap lobi Ruang Baca Terbuka langsung runtuh. Kejadian ini turut berdampak pada 18 mahasiswa yang sedang berlatih teater di bawah bangunan tersebut.
 
“Selanjutnya dilakukan evakuasi terhadap para korban dan dibawa ke Klinik Kesehatan UNSIL, RS TMC dan RSUD Dr. Soekardjo untuk mendapatkan tindakan medis,” terangnya.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian segera menindaklanjuti setelah menerima laporan. Dengan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan terhadap lima saksi.

Untuk keterangan sementara, Hendra mengungkapkan, bangunan yang ambruk adalah atap dan tiang ruang baca terbuka di Samping Gedung FKIP Universitas Siliwangi dengan luas bangunan 98 m². Selain itu, ditemukan adanya rangka atap dari baja ringan yang telah keropos.

“Bahwa menurut pihak Universitas Siliwangi bahwa bangunan tersebut telah berdiri dan dibangun lebih dari 5 tahun. Dari runtuhnya bangunan tersebut masih dalam proses penyelidikan,” tandasnya. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: