Kondisi Pelaku Ledakan SMAN 72 Belum Stabil, Penyidik Tunggu Izin Dokter

Oleh: Panji Septo R
Jumat, 21 November 2025 | 12:11 WIB
Dua senjata ditemukan di TKP Ledakan SMAN 72 Jakarta Utara. (Foto/Humas Polri)
Dua senjata ditemukan di TKP Ledakan SMAN 72 Jakarta Utara. (Foto/Humas Polri)

BeritaNasional.com -  Polda Metro Jaya belum bisa meminta keterangan dari anak berkonflik hukum (ABH) yang diduga merakit bom di SMAN 72 Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan kondisi ABH belum pulih total setelah menjalani perawatan intensif akibat luka ledakan.

Ia menjelaskan bahwa pelaku baru melepas selang makan dua hari lalu dan masih mengalami sejumlah gejala sisa ledakan yang menyebabkan 96 orang luka.

“Artinya dia baru beradaptasi, keterangan dokter masih ada rasa mual pusing,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (21/11/2025).

Menurut Budi, tim penyidik mengutamakan rekomendasi medis sebelum memulai pemeriksaan karena dokter belum memberikan izin.

“Yang paling utama, penyidik itu berkoordinasi dengan dokter psikisnya, sudah layak belum dia diminta keterangan, tapi dari dokter menyatakan itu belum,” jelasnya.

Ia menyebut kondisi mental pelaku masih belum stabil. Berdasarkan keterangan dokter, ABH juga kerap melamun.

“Dia masih bengong, terus ngomong sebentar kadang masih kayak belum pulih sepenuhnya,” tambahnya.

Atas dasar kondisi tersebut, Budi mengatakan pihaknya akan menunggu izin medis sebelum membuka sesi klarifikasi dan akan melibatkan Balai Pemasyarakatan, Dinsos, serta KPAI saat pemeriksaan dapat dilakukan.

Meski begitu, Budi memastikan bahwa pemeriksaan terhadap unsur lain tetap berjalan agar kasus ini dapat segera dituntaskan.

“Pemeriksaan lain maraton, saksi korban, keluarga, labfor, dokter dan segala macam kan tetap berlangsung,” kata Budi.

Ketika ditanya apakah korban turut dimintai keterangan, ia membenarkan. Namun, ia belum bisa memastikan kapan ABH bisa diperiksa.

“Belum tahu (kapan diperiksa),” tutup Budi.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: