Israel Tewaskan 331 Orang di Lebanon sejak Gencatan Senjata

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Sabtu, 22 November 2025 | 23:30 WIB
Israel terus membobardir Lebanon (Foto/Anadolu)
Israel terus membobardir Lebanon (Foto/Anadolu)

BeritaNasional.com - Sejumlah serangan dan pelanggaran Israel telah menewaskan 331 orang dan melukai 945 lainnya di Lebanon sejak kesepakatan gencatan senjata berlaku setahun lalu. Hal ini diungkapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lebanon.

Angka-angka tersebut mencakup periode dari 28 November 2024, tidak lama setelah gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS) dan Prancis dimulai, hingga 20 November 2025.

Dalam sebuah pernyataan, Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat (Public Health Emergency Operations Center) kementerian tersebut menyatakan, korban jiwa berjatuhan akibat pengepungan, serangan, dan pelanggaran kesepakatan oleh Israel yang seharusnya bertujuan untuk mengakhiri pertempuran yang dipicu perang di Gaza.

Meskipun gencatan senjata secara resmi mengakhiri pertempuran berskala penuh, ketegangan masih tetap berlanjut. 

Militer Israel terus melakukan serangan berkala di wilayah Lebanon, dengan alasan bahwa tindakan tersebut diperlukan untuk menangani ancaman langsung dari Hizbullah.

Selain itu, Israel juga tetap mempertahankan pasukannya di lima titik strategis sepanjang perbatasan Lebanon, melewati batas waktu 18 Februari untuk melakukan penarikan penuh yang menjadi syarat dalam kesepakatan tersebut.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: