Polisi Cek DNA Kerangka Diduga Alvaro Kiano

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 23 November 2025 | 20:37 WIB
Ilustrasi tempat kejadian perkara. (Foto/Freepik)
Ilustrasi tempat kejadian perkara. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Kapolres Jaksel Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan jasad Alvaro Kiano Nugroho, bocah 6 tahun, yang dilaporkan menghilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel), sejak 8 bulan lalu ditemukan dalam kondisi telah menjadi kerangka.

“Baru ditemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro,” kata Nicolas saat dihubungi pada Minggu (23/11/2025).

Karena itu, Nicolas menyatakan pihaknya telah membawa kerangka yang diduga merupakan korban Alvaro untuk dicek DNA dan diperiksa di Laboratorium Forensik (Labfor).

“Tapi kita butuh kepastiannya dulu melalui pengecekan DNA dan pemeriksaan Labfor ya. Cukup info itu dulu ya. Tunggu penyelidik dan penyidik bekerja dulu untuk memastikannya,” jelasnya.

Sebelumnya, kasus pencarian terhadap Alvaro Kiano Nugroho bocah 6 tahun yang dilaporkan telah menghilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel) sejak 8 bulan lamanya telah menemukan titik akhir.

"Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam saat dikonfirmasi awak media pada Minggu (23/11/2025).

Namun, Seala belum bisa banyak menyampaikan perkembangan kasus hilangnya Alvaro. Selain itu, dia membenarkan ada tersangka yang telah ditangkap petugas dari kasus meninggalnya korban.

“Tersangka sudah diamankan. Sementara itu dulu,” ucapnya.

Adapun, kasus hilangnya Alvaro sudah berlangsung selama delapan bulan, sejak Kamis, 6 Maret 2025. Pencarian pun Polsek Pesanggrahan dibantu Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan.

Sedangkan dari awal laporan, kakek korban Tugimin (71) menduga ada penculikan dibalik hilangnya Alvaro. Hal itu, karena ada seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya, info tersebut didapat dari marbot atau penjaga Masjid Al-Muflihun yang merupakan lokasi Alvaro terakhir terlihat.

Sebelumnya, Alvaro meminta izin untuk melaksanakan salat Maghrib di masjid dekat rumahnya di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Namun selepas shalat Maghrib, Alvaro tak kunjung pulang. 

Keluarganya pun langsung mencari keberadaan Alvaro, dan temannya mengaku tidak bersamanya saat salat. Pihak keluarga kemudian memutuskan untuk melapor ke kepolisian.

Ciri-ciri terakhir Alvaro, yakni memakai kaos hitam, celana panjang hitam, dan sandal hitam. Ciri-ciri fisiknya, yaitu bertubuh kurus, kulit gelap, rambut cepak, dan terdapat lesung pipi.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: